- Sunderland, tim promosi, menjadi kejutan Premier League setelah menahan imbang Manchester City 0-0.
- Kapten Granit Xhaka menyebut energi positif ruang ganti adalah kunci performa impresif mereka.
- Stadium of Light menjadi benteng tak terkalahkan, mencatatkan sepuluh laga kandang beruntun tanpa kekalahan.
Suara.com - Sunderland telah menjelma menjadi kuda hitam paling mengejutkan di Premier League musim ini.
Sebagai tim promosi, mereka tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga sukses menjadi batu sandungan bagi para raksasa.
Terbaru mereka berhasil menahan imbang tim super bintang Manchester City dengan skor 0-0.
Lantas, apa rahasia di balik kegemilangan The Black Cats. Sang kapten, Granit Xhaka, secara terbuka membongkar kunci di balik performa impresif timnya.
Stadion Stadium of Light telah menjadi benteng yang tak tertembus. Hasil imbang melawan Man City memperpanjang rekor tak terkalahkan Sunderland dalam 10 laga kandang beruntun, sebuah pencapaian langka bagi tim promosi.
Sebelum menahan Haaland dkk, mereka juga sukses mencuri poin dari dua tim penghuni tiga besar lainnya, Arsenal (2-2) dan Aston Villa (1-1) di markas mereka sendiri.
Menurut Granit Xhaka, kunci utama dari semua ini bukanlah soal taktik yang rumit, melainkan sesuatu yang lebih fundamental yakni energi positif di ruang ganti.
Ia mengakui bahwa menyatukan tim yang diisi oleh 15 hingga 16 pemain baru bukanlah pekerjaan yang mudah.
Namun, atmosfer internal yang sehat dan penuh semangat menjadi fondasi yang membuat mereka solid.
Baca Juga: Breaking News! Pecat Enzo Maresca, Chelsea Hanya Sampaikan 99 Kata
“Kami baru promosi ke Premier League setelah bertahun-tahun. Ada banyak perubahan dalam tim, hampir 15 hingga 16 pemain baru, dan itu tidak selalu mudah untuk langsung menyatu,” katanya kepada Sky Sports.
“Energi di tim sangat baik. Ruang ganti kami begitu positif. Kami memiliki energi yang bagus antara staf dan para pemain,” tambahnya.
Selain atmosfer positif, Xhaka juga menekankan pentingnya kerja keras yang konsisten.
Baginya hasil di lapangan adalah cerminan langsung dari apa yang mereka lakukan setiap hari di sesi latihan.
“Pada akhirnya, hasil berbicara dengan sendirinya karena kami bekerja sangat keras dari hari ke hari, dari pekan ke pekan,” tutur Xhaka.
“Saya pikir kami bisa sangat puas untuk saat ini setelah melewati putaran pertama musim,” imbuhnya lagi.
Kepemimpinan Xhaka, yang didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan segudang pengalamannya di Premier League bersama Arsenal, terbukti menjadi faktor krusial.
Ia tidak hanya menjadi jenderal di lapangan, tetapi juga menjadi penjaga energi positif di ruang ganti yang menjadi bahan bakar utama bagi laju impresif Sunderland musim ini.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Semakin Kokoh di Puncak usai Manchester City Imbang
-
Diimbangi Sunderland, Manchester City Tertinggal Empat Poin dari Arsenal
-
Eks Bomber Aston Villa: Arsenal Bakal Gampang Juara Premier League Musim Ini
-
Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
-
Profil Liam Rosenior Calon Kuat Pelatih Chelsea Pengganti Enzo Maresca
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United