- ASEAN Championship (dulu Piala AFF) adalah turnamen regional dua tahunan sejak 1996, kini berganti nama Februari 2024.
- FIFA ASEAN Cup adalah kompetisi baru yang diluncurkan FIFA pada Oktober 2025, selalu masuk kalender FIFA Matchday.
- FIFA ASEAN Cup mewajibkan klub melepaskan pemain sehingga berdampak meningkatkan kualitas dan peringkat FIFA kawasan.
Suara.com - Dunia sepak bola Asia Tenggara belakangan diramaikan oleh dua turnamen regional dengan nama mirip, tetapi status dan dampaknya sangat berbeda.
Turnamen pertama adalah ASEAN Championship, yang sebelumnya dikenal luas sebagai Piala AFF dan sudah lama menjadi ajang bergengsi kawasan.
Piala AFF telah menjadi panggung utama tim nasional Asia Tenggara sejak pertama kali digelar pada 1996.
Kompetisi ini bersifat dua tahunan dan diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN atau AFF.
Meski diakui FIFA sebagai turnamen resmi, Piala AFF kerap digelar di luar kalender FIFA Matchday.
Akibatnya, klub tidak wajib melepas pemain sehingga tim nasional sering tampil tanpa kekuatan penuh.
Situasi ini membuat kualitas pertandingan terkadang tidak mencerminkan potensi terbaik tiap negara.
Pada Februari 2024, AFF resmi mengganti nama Piala AFF menjadi ASEAN Championship.
Mulai edisi 2026, turnamen ini juga direncanakan berlangsung di tengah tahun saat liga libur.
Baca Juga: Selamat Datang John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia! Kontrak Kerja Sudah Rampung
Berbeda dengan itu, FIFA ASEAN Cup adalah kompetisi baru yang diluncurkan langsung oleh FIFA.
Pengumuman resminya disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino pada 26 Oktober 2025 di Kuala Lumpur.
Turnamen ini akan diselenggarakan FIFA bersama AFC, AFF, dan seluruh asosiasi ASEAN.
Statusnya sebagai kompetisi resmi FIFA membuat FIFA ASEAN Cup selalu masuk kalender internasional.
Klub-klub dunia wajib melepas pemain, termasuk yang berkarier di Eropa dan Asia Timur.
Hal ini memastikan setiap negara tampil dengan skuad terkuat tanpa kompromi.
Berita Terkait
-
Selamat Datang John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia! Kontrak Kerja Sudah Rampung
-
Mees Hilgers Siap Angkat Kaki dari FC Twente Usai Pulih dari Cedera
-
Media Vietnam Beri Vonis Brutal, Sebut 2025 Jadi Tahun Tergelap Sepak Bola Indonesia
-
Mees Hilgers Ganti Agen Saat Kontrak di Ujung Tanduk, Sinyal Hengkang dari FC Twente?
-
Ikut Seleksi Timnas U-20, Striker Keturunan Afrika Ungkap Hal Mengejutkan!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba