- Media Vietnam menilai 2025 sebagai tahun keruntuhan total sepak bola Indonesia akibat kegagalan di semua tingkatan.
- Krisis fundamental internal federasi diyakini menjadi akar masalah, dipicu tata kelola buruk dan kebijakan personel tidak stabil.
- Penggantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert disebut menyebabkan inkonsistensi dan kegagalan kualifikasi Piala Dunia.
Suara.com - Tahun 2025 telah menjadi periode yang sangat kelam bagi sepak bola Indonesia, setidaknya di mata para pengamat dari negara tetangga.
Media Vietnam secara serempak melontarkan kritik tajam, bahkan tak segan melabeli tahun ini sebagai fase keruntuhan total dan kehancuran bagi Timnas Indonesia di semua level.
Dalam ulasan akhir tahunnya, media Vietnam TheThao247.vn tanpa ampun menyoroti rentetan kegagalan yang dialami skuad Garuda.
Dari mimpi Piala Dunia yang pupus hingga kegagalan di level regional, semua menjadi bahan evaluasi pedas mereka.
"Tahun 2025 menjadi kenangan pahit bagi sepak bola Indonesia," tulis TheThao247.vn.
"Baik tim nasional maupun tim U-23 mengalami kekalahan memalukan, mimpi Piala Dunia mereka hancur dan kualifikasi ke kompetisi Eropa pupus," sambungnya.
Bagi mereka, tahun 2025 akan selalu dikenang bukan karena prestasi, melainkan karena serangkaian kegagalan yang menimpa tim secara sistematis.
"Tahun 2025 berakhir dengan terlalu banyak luka bagi sepak bola Indonesia, tahun yang dikenang bukan karena prestasi, tetapi karena keruntuhan total dari tim nasional hingga level junior," lanjut tulisan tersebut.
Analisis media Vietnam semakin mendalam saat mencoba membedah akar masalah. Menurut mereka ini bukan sekadar masalah teknis di lapangan, melainkan sebuah krisis fundamental yang bersumber dari internal federasi.
Baca Juga: PSSI Wajib Gerak Cepat! Pemain Keturunan Tunggu Panggilan, tapi Terbuka Bela Negara Lain
"Dari bercita-cita mencapai puncak kontinental, sepak bola Indonesia telah terpuruk ke dalam jurang kekecewaan," jelas laporan tersebut.
Mereka menunjuk tiga dosa Utama yakni tata kelola yang buruk, kebijakan personel yang tidak stabil, dan ketidakmampuan menahan tekanan media, yang semuanya berujung pada kehancuran diri sendiri.
"Masalah-masalah mendasar, mulai dari tata kelola yang buruk dan kebijakan personel yang tidak stabil hingga tekanan media yang sangat besar, telah menyebabkan kehancuran diri sendiri," tambahnya lagi.
Keputusan PSSI untuk mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert dianggap sebagai biang keladi utama yang membuat Timnas Indonesia kehilangan arah.
"Di bawah kepemimpinan Kluivert, Indonesia bermain tidak konsisten, kehilangan identitas, dan tersingkir di putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026," tutup laporan pedas tersebut.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Ganti Agen Saat Kontrak di Ujung Tanduk, Sinyal Hengkang dari FC Twente?
-
Curahan Hati Miliano Jonathans Soal Mimpi Piala Dunia Timnas Indonesia Pupus
-
Rapor Kemenangan John Herdman Ungguli STY dan Patrick Kluivert, Bisa Sukses di Timnas Indonesia?
-
Karier Terjun Bebas karena Cedera, Justin Hubner Beri Dukungan untuk Ronaldo Kwateh
-
Persija Jakarta Melawan Putusan Komdis PSSI Atas Larangan Bertanding Ryo Matsumura
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?