- Manchester City bermain imbang 0-0 melawan Sunderland di Stadium of Light setelah Tahun Baru 2026.
- Hasil imbang ini membuat City tertinggal empat poin dari Arsenal di klasemen sementara Premier League.
- Winger Savinho mengalami cedera yang dikhawatirkan pelatih Pep Guardiola selama pertandingan berlangsung.
Suara.com - Manchester City kehilangan momentum dalam persaingan gelar Premier League usai ditahan imbang 0-0 oleh Sunderland usai Tahun Baru 2026 di Stadium of Light.
Hasil ini membuat The Citizens kini tertinggal empat poin dari Arsenal di puncak klasemen, setelah The Gunners meraih kemenangan atas Aston Villa.
Selain kegagalan meraih tiga poin, Man City juga mendapat kabar kurang menyenangkan terkait kondisi winger Savinho. Pelatih Pep Guardiola mengakui cedera yang dialami sang pemain tidak terlihat bagus.
Dalam pertandingan tersebut, City tampil dominan dan menciptakan banyak peluang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang-peluang emas terbuang sia-sia.
“Jumlah peluang yang kami sia-siakan di dalam kotak enam yard, itu bukan peluang sulit, tetapi kami gagal mengonversinya,” ujar Guardiola usai laga.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, City sejatinya tampil lebih baik di babak kedua dibandingkan paruh pertama.
“Kami menciptakan cukup banyak peluang. Di babak pertama kami tidak melakukan apa yang sudah dibicarakan, tetapi di babak kedua kami bermain bagus. Komitmen dan keinginan meningkat,” lanjutnya.
Guardiola menyebut beberapa peluang datang dari Savinho, Jeremy Doku, Josko Gvardiol, Phil Foden, hingga Erling Haaland, namun semuanya gagal berbuah gol.
Petaka datang ketika Savinho harus ditarik keluar lebih awal di babak kedua akibat cedera. Guardiola pun mengungkapkan kekhawatirannya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tim Promosi: Granit Xhaka Bongkar Rahasia di Balik Kejutan Sunderland Musim Ini
“Dia harus keluar dan itu tidak terlihat bagus,” ucap Guardiola singkat, tanpa merinci jenis cedera yang dialami pemain sayap tersebut.
Selain Savinho, Nico Gonzalez juga terpaksa meninggalkan lapangan setelah jeda, membuka jalan bagi Rodri untuk kembali tampil usai absen karena cedera.
Masuknya Rodri langsung memberi dampak signifikan bagi permainan City.
Guardiola memuji performa gelandang asal Spanyol itu dan menegaskan statusnya sebagai yang terbaik di dunia di posisinya.
“Dia mengubah permainan. Dalam 45 menit, dia membuktikan bahwa di posisi itu, dia yang terbaik,” kata Guardiola.
“Di babak pertama kami kesulitan, tetapi dengan Rodri kami jauh lebih baik. Kami bisa memutus lini lawan dan bermain lebih cair,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
Ivar Jenner Blak-blakan: Belum Puas Hanya Jadi Pemanis Bangku Cadangan Dewa United
-
Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Rapor Mengkilap Kapten Garuda, Media Italia Puji Aksi Jay Idzes di FIFA Series 2026
-
Bintang Persib Eliano Reijnders Dikabarkan Masuk Radar Klub Liga Azerbaijan
-
Tanpa Dua Motor Serangan, Bhayangkara FC Hadapi Persija dalam Kondisi Pincang