-
AC Milan menang 1-0 atas Cagliari melalui gol klinis yang dicetak Rafael Leao.
-
Kemenangan di Unipol Domus membawa Rossoneri naik ke puncak klasemen sementara Serie A.
-
Luka Modric dan Adrien Rabiot tampil dominan dalam mengatur ritme lini tengah Milan.
Fikayo Tomori yang mendapatkan rating 6,5 sempat terlihat melakukan beberapa kekeliruan kecil dalam mengantisipasi arah datangnya bola.
Kendati demikian, kerja samanya dengan Alexis Saelemaekers tetap memberikan dampak positif dalam skema membangun serangan dari belakang.
Sementara itu, Koni De Winter yang juga diberi nilai 6,5 tampil sangat kokoh dalam menjaga kedalaman area pertahanan.
De Winter menunjukkan fleksibilitas posisi yang baik saat dipercaya mengawal sisi kiri pertahanan dengan sangat berani.
Davide Bartesaghi pun mendapatkan angka 6,5 karena ketenangannya saat menguasai bola meski diplot sebagai bek tengah.
Alexis Saelemaekers menjadi salah satu pemain terbaik dengan nilai 7 berkat umpan indah menggunakan kaki bagian luar.
Gelandang Youssouf Fofana mendapat nilai 6,5 setelah sukses memberikan umpan kunci yang memicu terjadinya gol tunggal kemenangan.
Luka Modric membuktikan kualitasnya dengan rating 7,5 lewat kemampuannya dalam mengatur ritme serta visi permainan yang impresif.
Adrien Rabiot juga mengantongi nilai 7,5 setelah memberikan assist matang untuk gol Leao serta aktif membantu pertahanan.
Baca Juga: Dirumorkan Jadi Pesaing Jay Idzes, Eks Real Madrid Disebut Ingin Beli Klub La Liga
Pervis Estupinan menjadi pemain dengan nilai terendah yaitu 5,5 karena kesulitan menyesuaikan posisi di paruh pertama laga.
Ruben Loftus-Cheek mendapatkan rating 6 setelah bekerja keras melakukan pergerakan agresif meski penyelesaian akhirnya belum berbuah hasil maksimal.
Pencetak gol kemenangan, Rafael Leao, diberi nilai 7 karena efisiensinya di depan gawang lawan pada momen krusial.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi AC Milan dalam persaingan perburuan gelar Scudetto di sisa musim ini.
Seluruh pemain menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga gawang mereka tetap bersih dari kebobolan hingga peluit panjang berbunyi.
Suporter Milan kini optimis menatap perjalanan tim kesayangan mereka di tahun 2026 yang diawali dengan torehan positif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan