-
Persija Jakarta menjamu Persijap Jepara di GBK pada laga pekan ke-16 Super League.
-
Pelatih Mauricio Souza mewaspadai kebangkitan Persijap demi menjaga peluang menuju puncak klasemen.
-
Persija mengincar kemenangan untuk memangkas selisih dua poin dari pemuncak klasemen Persib.
Suara.com - Persija Jakarta tak ingin mengulang kesalahan lama saat menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-16 Super League 2025/2026.
Meski sang lawan kini terpuruk di papan bawah klasemen, Macan Kemayoran menilai laga tersebut justru menyimpan potensi jebakan.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, secara tegas mengingatkan anak asuhnya agar tetap waspada dan menjaga fokus penuh. Pengalaman pahit saat gagal meraih hasil maksimal melawan tim zona degradasi, Semen Padang, menjadi pelajaran berharga yang tak ingin kembali terulang.
Laga Persija vs Persijap akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/1/2025).
Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh The Jakmania memang membuat Persija lebih diunggulkan, namun Souza menilai status tersebut tak bisa dijadikan jaminan kemenangan.
Pelatih asal Brasil itu menekankan bahwa posisi klasemen kerap menipu.
Menurutnya, setiap pertandingan di Super League selalu memiliki cerita dan tingkat kesulitan yang berbeda, terlepas dari siapa lawannya.
“Makanya saya bicara, setiap pertandingan itu cerita baru. Sebenarnya, itu cuma lawan satu tim yang kita ada di zona di bawah itu di klasemen, yang kita tidak dapat hasil bagus,” ujar Mauricio Souza jelang laga.
Saat ini, Persija berada di peringkat ketiga klasemen Super League dengan koleksi 32 poin.
Baca Juga: Mauricio Souza Minta Persija Fokus Hadapi Persijap Jepara Sebelum Duel Panas Melawan Persib Bandung
Rizky Ridho dan kawan-kawan hanya terpaut dua angka dari Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan 34 poin. Kondisi tersebut membuat laga kontra Persijap menjadi krusial dalam upaya Macan Kemayoran menjaga peluang ke puncak.
Di sisi lain, Persijap Jepara menempati posisi ke-17 dengan raihan sembilan poin dari 15 pertandingan.
Mereka hanya unggul tipis dari Persis Solo di dasar klasemen dan tertinggal empat poin dari PSBS Biak yang berada tepat di batas aman degradasi.
Situasi tersebut diyakini akan memicu motivasi ekstra dari tim berjuluk Laskar Kalinyamat.
Souza pun menegaskan bahwa rasa hormat kepada lawan dan konsentrasi penuh wajib dibawa sejak menit awal pertandingan.
“Saya sudah bicara beberapa kali, liga ini tidak mudah. Jadi biarpun di mana posisi klasemen dari tim, kita harus respek sama lawan,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Here We Go! Dean James Masuk Radar Juara 4 Kali Liga Champions
-
Dear Rafael Struick, Ini Profil Ilija Spasojevic, Senior Timnas Indonesia yang Kamu Gebok
-
Fabio Capello: Wasit seperti Mafia, VAR Bikin Saya Gila
-
Rafael Struick Biang Kerok, Gebok Ilija Spasojevic, Kok Pemain Timnas Begitu?
-
Ruben Amorim Dipecat, Alejandro Garnacho Sorak Gembira
-
Kans Dua Anak Kembar Tembus Tim Utama Usai Darren Fletcher Jadi Pelatih Sementara MU
-
Oliver Glasner Jadi Favorit Pengganti Ruben Amorim di Manchester United
-
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia: Banyak Potensi
-
Bos Persija Jakarta Ancang-ancang Dekati Pemain Baru Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Senyum Ruben Amorim Usai Dipecat Manchester United, Kantongi Pesangon Rp271 Miliar