Bola / Liga Inggris
Senin, 05 Januari 2026 | 01:05 WIB
Ruben Amorim memuji kemenangan 4–2 Manchester United atas Brighton sebagai performa paling komplet sejauh ini, meski sempat tegang di akhir laga.. [Dok. IG Manchester United]
Baca 10 detik
  • Pelatih Ruben Amorim menegaskan dirinya di Manchester United adalah manajer penuh, bukan hanya pelatih teknis lapangan.
  • Pernyataan tegas ini disampaikan Amorim di konferensi pers menyusul hasil imbang 1-1 kontra Leeds United.
  • Amorim menolak mundur meski ada ketegangan terkait kebijakan transfer dan tekanan mengubah formasi andalannya.

Suara.com - Situasi internal Manchester United memanas usai pelatih kepala Ruben Amorim melontarkan pernyataan keras kepada jajaran petinggi klub

Pelatih asal Portugal itu dengan tegas menyatakan dirinya datang ke Old Trafford sebagai manajer penuh, bukan sekadar head coach, di tengah ketegangan terkait kebijakan transfer dan arah klub.

Pernyataan tersebut disampaikan Amorim dalam konferensi pers usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United.

Ditanya soal rumor ketegangan di balik layar dan apakah dirinya masih mendapat dukungan penuh, Amorim menjawab lugas dan tanpa basa-basi.

“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan hanya pelatih Manchester United. Itu sangat jelas,” ujar Amorim dilansir dari Dailymail.

Hasil dan Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester United Ditahan Leeds United [Instagram Manchester United]

Ia menegaskan bahwa meski namanya tidak sebesar Thomas Tuchel, Antonio Conte, atau Jose Mourinho, dirinya tetap merupakan manajer sah klub. Amorim juga menolak anggapan bahwa ia hanya bertugas melatih di lapangan tanpa kewenangan lebih luas.

“Saya tahu nama saya bukan Tuchel, Conte, atau Mourinho. Tapi saya adalah manajer Manchester United. Akan seperti ini selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk mengganti saya,” tegasnya.

Amorim juga menepis spekulasi bahwa dirinya akan mundur akibat tekanan internal. Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan tugas sesuai kontrak yang telah disepakati.

“Saya tidak akan mundur. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai orang lain datang untuk menggantikan saya,” lanjutnya.

Baca Juga: Liverpool Buang Kemenangan di Craven Cottage, Ini Update Klasemen Liga Inggris

Dalam beberapa hari terakhir, Amorim memang disorot menyusul pernyataannya soal minimnya komunikasi dengan manajemen terkait rencana perekrutan pemain di bursa transfer Januari.

Selain itu, ia juga dilaporkan mendapat tekanan untuk mengubah skema andalannya, formasi 3-4-2-1, yang dinilai belum konsisten mendongkrak performa tim.

Namun, Amorim menegaskan bahwa ia akan tetap bekerja dengan caranya sendiri selama masih memimpin Setan Merah.

“Saya akan menjadi manajer tim ini, bukan hanya pelatih. Di setiap departemen, mulai dari scouting hingga direktur olahraga, semua harus menjalankan tugasnya masing-masing. Saya akan melakukan tugas saya selama 18 bulan, lalu kita lanjutkan ke tahap berikutnya,” katanya.

Kontributor: Adam Ali

Load More