- FIFA memantau renovasi Estadio Azteca Meksiko yang akan menjadi lokasi laga pembuka Piala Dunia 2026.
- Renovasi senilai $150 juta tidak akan selesai 100 persen sebelum turnamen meskipun Azcárraga Jean telah menyatakan hal tersebut.
- Inspeksi FIFA pada Mei akan menentukan apakah Azteca tetap menjadi tuan rumah pembuka atau status venue dipertimbangkan ulang.
Suara.com - Mimpi Meksiko mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk.
FIFA dikabarkan tengah memantau ketat progres renovasi Estadio Azteca, stadion legendaris yang dijadwalkan menjadi tuan rumah laga pembuka turnamen empat tahunan tersebut.
Estadio Azteca berpeluang mencatat sejarah sebagai stadion pertama yang menggelar tiga laga pembuka Piala Dunia, setelah sebelumnya menjadi venue final edisi 1970 dan 1986.
Renovasi besar-besaran senilai lebih dari 150 juta dolar AS tengah dilakukan untuk memenuhi standar FIFA.
Proyek tersebut mencakup peningkatan akses stadion, area VIP dan hospitality, sistem pencahayaan, konektivitas digital, hingga infrastruktur keamanan.
Namun, pemilik stadion sekaligus bos Club América, Emilio Azcárraga Jean, mengakui bahwa stadion tidak akan sepenuhnya rampung 100 persen sebelum turnamen dimulai.
Beberapa pekerjaan, termasuk area parkir dan penyesuaian struktur tambahan, disebut baru akan selesai setelah Piala Dunia usai.
Dilansir dari Beinsports, FIFA dijadwalkan melakukan inspeksi resmi pada Mei mendatang.
Sesuai prosedur standar, badan sepak bola dunia itu biasanya mengambil alih operasional stadion beberapa pekan sebelum laga pembuka untuk pemasangan perangkat siaran, branding, sistem keamanan, serta kebutuhan logistik lainnya.
Baca Juga: FIFA Series 2026: Lawan St. Kitts and Nevis, Harusnya Bukan Masalah Besar bagi Timnas Indonesia
Jika dalam inspeksi ditemukan ketidaksesuaian standar, FIFA berpotensi memindahkan laga pembuka ke negara tuan rumah lain, atau dalam skenario terburuk, meninjau ulang status venue Meksiko secara keseluruhan.
Diresmikan pada 1966, Estadio Azteca adalah salah satu stadion paling ikonik di dunia. Stadion ini menjadi saksi kejayaan sepak bola dunia, termasuk final legendaris Piala Dunia 1970 dan 1986.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu