-
John Herdman resmi melatih Timnas Indonesia karena melihat potensi besar mirip Timnas Kanada.
-
Pelatih asal Inggris ini akan fokus pada pemain lokal dan talenta luar negeri.
-
Herdman berkomitmen menetap lama untuk mempelajari budaya Indonesia demi kesuksesan strategi kepelatihannya.
Suara.com - Keputusan John Herdman menerima kursi pelatih Timnas Indonesia didasari oleh pengamatan mendalam terhadap kualitas pemain.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut melihat adanya kemiripan signifikan antara sumber daya manusia di Indonesia dan Kanada.
Herdman merasa memiliki kecocokan visi untuk menerapkan filosofi sepak bolanya di tanah air melalui kesamaan situasi ini.
Keyakinan tersebut tumbuh setelah dirinya memantau perkembangan talenta-talenta muda yang muncul di kancah sepak bola nasional.
Eksperimen taktik yang akan ia bawa diharapkan mampu mengangkat performa Garuda di level internasional secara bertahap.
John Herdman menyatakan kekagumannya terhadap atmosfer sepak bola yang ada di Indonesia melalui sebuah wawancara media.
"Yang saya lihat adalah potensi dan bakat Timnas Indonesia sangat besar. Suasananya sangat mirip dengan Kanada," kata Herdman kepada The Canadian Press News.
Ia memandang Indonesia sebagai sebuah entitas negara besar yang memiliki sumber kekuatan atletis yang sangat melimpah.
Komposisi tim yang terdiri dari pemain liga domestik dan pemain keturunan menjadi poin krusial dalam analisis sang pelatih.
Baca Juga: 14 Laga Krusial: Peta Jalan John Herdman Dongkrak Ranking FIFA Timnas Indonesia ke 100 Besar
Kemampuan federasi dalam memikat pemain diaspora dianggap sebagai langkah strategis yang serupa dengan keberhasilan tim nasional Kanada.
Herdman menekankan bahwa keberadaan pemain dwikewarganegaraan akan memberikan warna baru dan meningkatkan kedalaman skuad Indonesia secara instan.
"Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dwikewarganegaraan yang sudah mereka mulai," ujarnya.
Integrasi antara bakat lokal dan pemain yang berkarier di luar negeri merupakan kunci utama dalam membangun tim kompetitif.
Pengalaman Herdman dalam mengelola keragaman latar belakang pemain di Kanada akan menjadi modal penting bagi prestasi Indonesia.
Ia optimis bahwa kombinasi tersebut akan menciptakan kekuatan kolektif yang sulit dikalahkan oleh lawan-lawan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Eks Gelandang Persija Ungkap Alasan Gabung Persita Tangerang
-
Persib Bandung Diterpa Masalah, Andrew Jung Absen Lawan Persija?
-
Andrew Jung Absen di Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta
-
Bruno Fernandes Asyik Ngopi Bareng Tangan Kanan Ruben Amorim, Kode Mau Ikut Cabut?
-
Petaka Liverpool! Hugo Ekitike Absen Lawan Arsenal, Ini Penyebabnya
-
Here We Go! Antoine Semenyo Tiba di Manchester, Jadi Rekrutan Termahal City
-
Kans Dean James Susul Takehiro Tomiyasu Jadi Bagian dari Skuat Ajax Amsterdam
-
Wagub Jabar Ingatkan Bobotoh Tanpa Tiket Persib vs Persija Tak Datang ke GBLA
-
Radja Nainggolan Diincar Klub Super League, Comeback ke Indonesia?
-
Bojan Hodak Ngeri Komentari Wasit di Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta