-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia dengan durasi kontrak selama empat tahun.
-
Mantan pelatih Kanada tersebut menggantikan posisi Patrick Kluivert untuk meningkatkan peringkat FIFA nasional.
-
Fokus utama Herdman adalah adaptasi budaya dan optimalisasi talenta lokal serta pemain naturalisasi.
Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia resmi mengumumkan penunjukan juru taktik baru untuk menangani skuad Garuda senior, Timnas Indonesia.
John Herdman yang merupakan pelatih berpengalaman asal Inggris kini memegang kendali kepelatihan dengan durasi kontrak selama empat tahun ke depan.
Keputusan besar ini diambil federasi pada hari Sabtu guna mengisi kekosongan kursi pelatih yang ditinggalkan oleh legenda Belanda.
Pria berusia 50 tahun tersebut memiliki rekam jejak mentereng setelah sebelumnya berhasil meloloskan Kanada ke ajang Piala Dunia 2022.
Kehadirannya diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan bagi tim yang saat ini terus berupaya naik dari peringkat 122 FIFA.
Misi Baru Setelah Era Patrick Kluivert
Kedatangan Herdman terjadi setelah Indonesia berpisah dengan Patrick Kluivert pada pertengahan Oktober lalu.
Langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026 terhenti di putaran keempat kualifikasi setelah menelan kekalahan tipis dari Irak dan Arab Saudi.
Bagi Herdman proyek besar di Asia Tenggara ini memiliki daya tarik tersendiri terutama karena fanatisme pendukung yang sangat luar biasa.
Baca Juga: Dukung John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Oki Rengga Sindir Patrick Kluivert Tak Punya Ilmu
"Ini adalah tentang menemukan proyek yang tepat, di mana Anda bisa merasakan gairah dan intensitas dari para penggemar," ujar Herdman.
Mantan pelatih Toronto FC ini mengaku sangat terkesan dengan visi yang ditawarkan oleh organisasi sepak bola tertinggi di tanah air.
Visi Besar PSSI dan Potensi Pemain
Herdman mencermati bahwa PSSI memiliki keinginan kuat untuk mendatangkan pelatih yang sudah memiliki pengalaman di kompetisi tertinggi dunia.
"Saya juga melihat semangat dan komitmen yang sama dari PSSI yang ingin mendatangkan seseorang dengan kebiasaan kualifikasi (Piala Dunia) tersebut," tambahnya.
Dirinya meyakini bahwa ketersediaan pemain berbakat di Indonesia sangat melimpah untuk dikembangkan lebih jauh lagi secara profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
-
Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS
-
Real Madrid Resmi Berpisah dengan David Alaba
-
Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Bangga Kembali Bela Timnas Inggris, akan Tampil di 3 Edisi Piala Dunia
-
Pep Guardiola Peringatkan Man City, Minta Penerusnya Diberi Kebebasan
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta