-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia dengan durasi kontrak selama empat tahun.
-
Mantan pelatih Kanada tersebut menggantikan posisi Patrick Kluivert untuk meningkatkan peringkat FIFA nasional.
-
Fokus utama Herdman adalah adaptasi budaya dan optimalisasi talenta lokal serta pemain naturalisasi.
Herdman menyamakan situasi sepak bola Indonesia dengan perkembangan yang pernah ia lakukan di Amerika Utara beberapa tahun lalu.
"Apa yang saya lihat adalah kumpulan bakat itu ada. Ini memiliki perasaan yang sangat mirip dengan Kanada. Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dwikewarganegaraan yang sudah mereka mulai," ungkap pelatih kelahiran Consett tersebut.
Fokus Rekrutmen dan Budaya Lokal
Indonesia dinilai sebagai negara besar dengan potensi pemain lokal yang kuat serta program naturalisasi yang sedang berjalan dengan baik.
"Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain kewarganegaraan ganda yang sudah mereka mulai dalam perjalanan itu," tuturnya.
Meski menjadi kekuatan besar di cabang olahraga bulu tangkis namun sepak bola tetap menjadi primadona utama bagi masyarakat Indonesia.
Kehadiran liga domestik dengan 18 klub papan atas menjadi modal penting bagi Herdman untuk memantau bakat-bakat terbaik secara langsung.
Pelatih baru ini dijadwalkan akan segera tiba di Jakarta pada pekan depan untuk memulai proses adaptasi dengan budaya setempat.
Pentingnya Adaptasi Budaya Bagi Pelatih
Baca Juga: Dukung John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Oki Rengga Sindir Patrick Kluivert Tak Punya Ilmu
Herdman menekankan bahwa keberhasilan sebuah tim nasional sangat bergantung pada pemahaman mendalam terhadap karakter masyarakat di negara tersebut.
"Karena saya pikir itu tentu merupakan bagian penting dari mempelajari budaya, sepenuhnya tenggelam di dalamnya," jelasnya mengenai rencana kepindahannya.
Baginya menjalin hubungan emosional dengan pemain dan staf pelatih lokal merupakan kunci sukses dalam membangun kekuatan tim yang solid.
"Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan adat istiadat untuk menciptakan hubungan itu," tegas Herdman yang pernah membawa tim putri Kanada meraih perunggu Olimpiade.
PSSI sendiri melakukan perombakan besar dengan melepas jajaran pelatih asal Belanda yang sebelumnya membantu di berbagai kelompok umur.
Rekam Jejak Karir John Herdman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends