-
PS Putra Jaya resmi memecat Muhammad Hilmi Gimnastiar akibat tendangan brutal ke dada lawan.
-
Insiden kekerasan terjadi saat laga Liga 4 Jatim melawan Perseta 1970 di Stadion Bangkalan.
-
Manajemen klub menyampaikan permohonan maaf resmi kepada pihak korban dan publik sepak bola Indonesia.
Manajemen menegaskan bahwa apa yang dilakukan Hilmi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai luhur olahraga sepak bola.
Tindakan mencederai lawan dengan sengaja dianggap sebagai pelanggaran berat yang tidak memiliki ruang dalam tim mereka.
Pihak klub menilai perilaku tersebut telah keluar dari jalur aturan serta regulasi resmi yang ditetapkan oleh PSSI.
PS Putra Jaya sangat menjunjung tinggi asas permainan yang jujur dan menjauhi segala bentuk kekerasan fisik.
Hukuman pemecatan ini diharapkan menjadi pelajaran keras bagi seluruh pemain lainnya agar senantiasa menjaga profesionalisme di lapangan.
Selain memberikan sanksi internal, pengurus PS Putra Jaya Sumurwaru juga menunjukkan sikap ksatria dengan meminta maaf.
Mereka secara tulus menyampaikan rasa penyesalan mendalam kepada manajemen Perseta 1970 atas musibah yang menimpa pemainnya.
Luka yang dialami oleh Firman Nugraha menjadi perhatian serius bagi kedua belah pihak yang berkompetisi di Liga 4.
Permohonan maaf ini merupakan upaya untuk meredam tensi serta menjaga hubungan baik antar klub sepak bola Jawa Timur.
Baca Juga: Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga
Langkah tegas ini diambil guna memastikan bahwa martabat sepak bola Indonesia tetap terjaga dari aksi-aksi brutal.
Dukungan dari para pecinta sepak bola terus mengalir kepada manajemen yang berani mengambil sikap tanpa kompromi.
Kejadian ini diharapkan tidak terulang kembali dalam babak-babak selanjutnya pada kompetisi zona Jawa Timur tersebut.
Disiplin atlet menjadi kunci utama dalam membangun industri olahraga yang sehat dan juga berprestasi di masa depan.
Kini PS Putra Jaya fokus melanjutkan perjuangan mereka di kompetisi tanpa kehadiran pemain yang telah resmi didepak tersebut.
Berita Terkait
-
Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat
-
Korban Tendangan Kung Fu Muhammad Hilmi di Liga 4 Buka Suara: Dada Masih Sakit dan Nyeri
-
Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga
-
4 Perilaku Bermasalah pada Anak yang Perlu Dihentikan Sejak Dini, Salah Satunya Memaki
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak
-
Elkan Baggott Berpotensi Tinggalkan Ipswich Town Demi Menit Bermain Reguler Pada Bursa Transfer
-
Tetangga Arsenal dan Chelsea Kacau Balau: Pemain Ribut dengan Fans, Pelatih Buat Ulah
-
Bojan Hodak: Federico Barba Punya Kendala Adaptasi di Persib Bandung
-
Profil Antoine Semenyo: Dulu Ditolak Arsenal Kini Jadi Rekrutan Termahal Manchester City
-
Gengsi Tak Bisa Ditawar, Lucho Pasang Target Tiga Poin dari Persija Jakarta
-
Mario Balotelli Belum Pensiun, Resmi Dikontrak Klub UEA Sampai 2028
-
Bursa Transfer: Bayern Batal Rekrut Nico Schlotterbeck, Liverpool Semringah
-
Ole Gunnar Solskjaer Favorit Kuat, Eks Liverpool Usul MU Boyong Pelatih Ini
-
3 Hari Penentu Juara Paruh Musim Super League 2026, Siapa yang Bertanding?