Bola / Bola Dunia
Selasa, 06 Januari 2026 | 20:35 WIB
Ngeri! Petugas FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa? [Instagram]
Baca 10 detik
  • FBI hadir mengamati serius Piala Afrika 2025 di Maroko untuk mempelajari sistem pengamanan pertandingan besar.
  • Pengamatan tersebut fokus pada pengendalian massa, surveilans, dan pemanfaatan teknologi sebagai persiapan Piala Dunia 2026.
  • Kehadiran delegasi FBI bertujuan mengumpulkan data pengalaman demi meningkatkan keamanan turnamen sepak bola skala internasional.

Suara.com - Lembaga keamanan Amerika Serikat, FBI, dilaporkan hadir langsung dalam ajang Piala Afrika 2025. Tak hanya sekedar menonton, sejumlah petugas FBI dilaporkan mengamati serius pertandingan antara Maroko vs Kongo DR.

Sejumlah sumber menyebutkan, FBI ingin mempelajari secara langsung sistem pengamanan pertandingan sepak bola berskala besar, sebagai persiapan menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Fokus utama pengamatan FBI mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari pengendalian massa (crowd control), sistem pengawasan dan surveilans, kerja sama antara aparat keamanan lokal dan internasional, hingga pemanfaatan drone serta jaringan kamera di sekitar stadion.

Menurut laporan RMC Sport, delegasi FBI yang hadir di Maroko di antaranya adalah Douglas Olson dan Kevin Kowalski, dua pejabat tinggi biro investigasi federal tersebut.

Sebelumnya, mereka juga terlihat mengamati laga antara Maroko vs Tanzania.

Pada hari ini, delegasi FBI kembali melakukan observasi di Stadion Prince Moulay El Hassan, Rabat, yang menjadi lokasi pertandingan babak 16 besar Piala Afrika antara Aljazair dan DR Kongo.

RMC Sport menegaskan bahwa kehadiran FBI bukan terkait ancaman keamanan tertentu, melainkan murni untuk mengumpulkan data dan pengalaman sebagai bekal pengamanan turnamen besar di masa depan.

Kerja sama keamanan antara Maroko dan Amerika Serikat ini juga diproyeksikan berlanjut hingga Piala Dunia 2030, yang sebagian pertandingan akan digelar di Maroko.

FIFA sendiri mendorong pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas negara dalam hal keamanan, seiring semakin besarnya skala dan kompleksitas turnamen sepak bola internasional.

Baca Juga: Hasil Piala Afrika 2025: Kalahkan Afrika Selatan, Kamerun Lolos ke Perempat Final

Kontributor: Azka Putra

Load More