- Pemerintah Gabon menskors timnas sepak bola Gabon dari aktivitas internasional usai gagal total di Piala Afrika 2025.
- Sanksi tegas meliputi pembubaran staf teknis dan pencoretan dua pemain kunci dari timnas negara tersebut.
- Keputusan ini diambil karena performa tim dianggap mengecewakan dan mencederai nilai etika serta keteladanan bangsa.
Suara.com - Pemerintah Gabon menjatuhkan sanksi tegas terhadap tim nasional sepak bola negaranya usai kegagalan total di Piala Afrika 2025. Tim berjuluk Panthers itu diskors dari seluruh aktivitas internasional hingga batas waktu yang belum ditentukan setelah tersingkir pada fase grup.
Keputusan tersebut diumumkan pemerintah Gabon melalui pernyataan resmi yang dikutip The Athletic pada Kamis. Pemerintah menilai performa tim nasional tidak hanya mengecewakan secara teknis, tetapi juga mencederai nilai etika dan keteladanan yang dijunjung negara.
“Mengingat performa memalukan Panthers pada Piala Afrika 2025, dan mempertimbangkan dampak multidimensial yang bertentangan secara diametral dengan nilai-nilai etika dan keteladanan yang dianut Republik Kelima, Pemerintah memutuskan: membubarkan staf teknis; menskors tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut; dan mencoret pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre-Emerick Aubameyang dari tim nasional,” kata pemerintah Gabon.
Selain menjatuhkan sanksi kepada tim nasional, pemerintah juga meminta Federasi Sepak Bola Gabon untuk bertanggung jawab penuh atas kegagalan tersebut.
Gabon mengakhiri fase grup Piala Afrika 2025 sebagai juru kunci Grup F setelah menelan kekalahan dalam tiga pertandingan. Pada laga terakhir melawan Pantai Gading, Gabon sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya dibalikkan keadaan.
Pantai Gading memastikan kemenangan melalui gol Jean-Phillippe Krasso, Evan Guessand, dan Bazoumana Traore, sekaligus mengubur peluang Gabon melaju ke fase gugur.
Dalam keputusan tersebut, dua pemain senior Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang dan Bruno Ecuele Manga, resmi dikeluarkan dari tim nasional. Ecuele Manga merupakan pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Gabon dengan 105 caps, sementara Aubameyang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 41 gol.
Ecuele Manga tampil sebagai starter pada dua pertandingan awal fase grup, tetapi tidak dimainkan saat menghadapi Pantai Gading. Sementara itu, Aubameyang sempat mencetak gol ketika Gabon kalah 2-3 dari Mozambik, namun absen pada laga terakhir karena mengalami masalah pada paha.
Dampak sanksi ini juga berimbas ke jajaran pelatih. Pelatih kepala Gabon, Thierry Mayouma, dipastikan akan meninggalkan jabatannya seiring keputusan pemerintah membubarkan seluruh staf teknis tim nasional.
Baca Juga: Suporter Kongo Viral di Piala Afrika 2025, Diam Membatu Selama 115 Menit Pertandingan
Kegagalan di Piala Afrika 2025 menambah catatan buruk sepak bola Gabon dalam beberapa bulan terakhir. Pada November lalu, Gabon juga gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di semifinal play-off oleh Nigeria.
Meski mencatat delapan kemenangan dari 10 pertandingan kualifikasi Piala Dunia, Gabon tetap harus finis satu poin di bawah Pantai Gading yang keluar sebagai juara grup.
(Antara)
Berita Terkait
-
Suporter Kongo Viral di Piala Afrika 2025, Diam Membatu Selama 115 Menit Pertandingan
-
Hanya Memiliki Satu Mata, Georgi Minoungou Bersinar di Piala Afrika 2025
-
Wonderkid Man United Bersinar di Piala Afrika 2025, Cetak Gol Spektakuler ke Gawang Kamerun
-
Hasil Piala Afrika 2025: Maroko Ditahan Mali, Zambia vs Komoro Berakhir Imbang
-
Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia
-
Hasil Portugal vs Kroasia, Ronaldo Senyum Lebar ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Ronaldo Sulit Cetak Gol di Babak 1
-
Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar