- Jepang menjadi momok Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, mengalahkan dengan skor 0-4 dan 0-6.
- Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki rekor positif belum pernah kalah melawan Jepang.
- Herdman pernah membawa Kanada senior mengalahkan Jepang 2-1 dalam laga uji coba pada November 2022.
Suara.com - Jepang jadi momok buat Timnas Indonesia saat babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 kemarin. Dua pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert dibuat tak berdaya oleh Hajime Moriyasu.
Saat diasuh Shin Tae-yong, Garuda dibuat tak berkutik di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) dengan kalah 0-4 dari Jepang.
Kekalahan lebih memalukan dialami Timnas Indonesia saat dilatih Patrick Kluivert. Tim Merah Putih kalah telak 0-6 dari anak asuh Hajime Moriyasu di Osaka, Jepang.
Nah, kondisi mungkin akan berbalik ke depannya jika Jepang kembali bertemu Timnas Indonesia. Tim Garuda boleh sedikit busungkan dada karena dilatih John Herdman.
Herdmam punya rekor cukup bagus jika menghadapi Jepang. Dari dua kali pertemuan, di level senior dan tim U-23, Herdman tak pernah kalah dari Jepang.
Pada November 2022 seperti dikutip dari data Transfermarkt, Herdman yang latih Kanada sukses mengalahkan Jepang 2-1 di laga uji coba.
Bermain dengan formasi 4-4-2 double 6, Kanada sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Yuki Soma pada menit awal babak pertama, memanfaatkan assist Gaku Shibasaki.
Namun anak asuh John Herdman itu membalas melalui Steven Vitória yang menyamakan kedudukan.
Penalti Lucas Cavallini di menit 51 menjadi penentu kemenangan Kanada saat itu.
Baca Juga: Masa Lalu John Herdman yang Kelam Dibongkar Habis-habisan Media Belanda
Jepang saat itu diperkuat pemain-pemain yang kemarin juga melawan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong dan Kluivert, seperti Ritsu Doan hingga Ayase Ueda.
Dalam pertandingan sebelumnya, Herdman juga menorehkan hasil imbang 1-1 melawan Jepang U-21 ketika memimpin tim U-23 Kanada pada 2018.
Selama kariernya, Herdman tercatat telah memimpin 108 pertandingan dengan catatan 54 kemenangan, 13 seri, dan 41 kekalahan, menghasilkan 220 gol dan 141 kebobolan, dengan rata-rata 1,62 poin per pertandingan.
Herdman dikenal memiliki filosofi permainan 3-4-2-1, meski kadang menyesuaikan dengan lawan, seperti formasi 3-5-2 flat atau 4-4-2 double 6.
Ia menekankan permainan kolektif, mobilitas tinggi, dan penguasaan bola melalui tekanan intensif, gaya yang terbukti sukses membawa tim-timnya meraih hasil positif di Major League Soccer, CONCACAF Nations League, Gold Cup, hingga kualifikasi Piala Dunia.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Masa Lalu John Herdman yang Kelam Dibongkar Habis-habisan Media Belanda
-
Masa Lalu John Herdman yang Kelam Dibongkar Habis-habisan Media Belanda
-
Erik ten Hag Resmi Jadi Dirtek FC Twente, Nasib Mees Hilgers Bakal Membaik?
-
John Herdman Masuk Ujian Terberat, PSTI Sebut Timnas Indonesia Neraka Tekanan
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia
-
Pujian Setinggi Langit Ajax Soal Debut Maarten Paes, Dibilang Punya Peran Kunci!
-
Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law
-
Maarten Paes Kecewa Usai Debut Bareng Ajax Amsterdam, Ini Penyebabnya
-
Lawan Persita, Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VBS, Imbas Insiden di ACL 2?
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Jay Idzes Bantu Sassuolo Hancurkan Tim Pelatih Legendaris Italia
-
Resmi! 3 Pemain Keturunan Indonesia dalam Satu Naungan, Salah Satunya Wonderkid Garuda
-
Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?
-
Persib vs Persita, Bojan Hodak: Marc Klok dan Julio Cesar Masih Tanad Tanya?