- Sassuolo kalah telak 0-3 dari Juventus dalam laga Serie A di Mapei Stadium pada Selasa malam waktu setempat.
- Pelatih Fabio Grosso mengakui dominasi Juventus; timnya pincang akibat banyak pemain kunci mengalami cedera.
- Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Sassuolo tanpa kemenangan kandang selama lebih dari sebulan terakhir.
Suara.com - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengakui keunggulan Juventus setelah Jay Idzes dkk tak berdaya dan kalah telak 0-3 dalam laga Serie A yang digelar di Mapei Stadium, Selasa (6/1/2026) malam waktu setempat.
Menurut Grosso, dominasi Juventus pantas mendapat apresiasi dan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran Sassuolo sebagai tim promosi.
Sassuolo datang ke pertandingan ini dalam kondisi pincang.
Sejumlah pemain kunci seperti Domenico Berardi, Cristian Volpato, Filippo Romagna, Daniel Boloca, dan Edoardo Pieragnolo harus menepi karena cedera.
Sementara itu, Woyo Coulibaly absen lantaran memperkuat negaranya di Piala Afrika. Masalah Sassuolo bertambah ketika Kristian Thorstvedt mengalami cedera bahu dan terpaksa ditarik keluar sebelum babak pertama berakhir.
Gol pembuka Juventus tercipta dengan sedikit unsur keberuntungan. Umpan silang Pierre Kalulu mengenai Tarek Muharemovic dan berbelok masuk ke gawang sendiri, mengecoh kiper Arijanet Muric. Situasi tersebut disebut Grosso sebagai momen sial, apalagi Juventus tampak sudah membaca kecenderungan Muric yang sering keluar dari garis gawang.
Meski demikian, secara keseluruhan Juventus tampil sangat dominan. Tim asuhan Luciano Spalletti terus menekan dan menciptakan banyak peluang, sebelum memastikan kemenangan di babak kedua melalui gol Fabio Miretti dan Jonathan David yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Sassuolo.
“Kami menyiapkan pertandingan dengan pendekatan yang berbeda dari apa yang terjadi di lapangan, tetapi Juventus memang layak mendapat kredit atas performa mereka,” ujar Grosso kepada DAZN Italia.
“Kami kalah, namun ini bagian dari proses pertumbuhan. Kami harus mengisi ulang energi dan belajar dari pertandingan ini. Secara umum kami puas dengan perjalanan musim ini, meski tentu saja tidak dengan penampilan malam ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Eks Anak Asuh John Herdman Dipuji Gelandang Juventus usai Hajar Sassuolo dengan Skor 3-0
Grosso juga menegaskan bahwa menghadapi tim sekelas Juventus menuntut level permainan yang lebih tinggi.
“Dalam laga seperti ini, Anda harus menaikkan kualitas permainan dan berharap lawan tidak tampil di level terbaiknya. Sayangnya, Juventus justru tampil sangat solid,” katanya.
Kekalahan ini membuat Sassuolo mulai menghadapi masalah di kandang sendiri.
Mereka kini sudah lebih dari sebulan tanpa kemenangan di laga home dan hanya meraih tiga hasil imbang dari lima pertandingan terakhir Serie A.
Meski masih relatif aman di papan tengah klasemen, tren ini menjadi peringatan serius bagi Neroverdi.
“Kami harus belajar dari situasi sulit dan tetap bertahan di dalam pertandingan, bahkan ketika segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Satu momen saja bisa mengubah segalanya,” tutup Grosso.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Eks Anak Asuh John Herdman Dipuji Gelandang Juventus usai Hajar Sassuolo dengan Skor 3-0
-
Jay Idzes Elus Dada, Bos Sassuolo: Saya Tak Mau Jual Pemain
-
Bukan Jay Idzes, Siapa Man of the Match Sassuolo vs Juventus?
-
Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Dipermalukan Striker Didikan Pelatih Timnas Indonesia
-
Hasil Liga Italia Tadi Malam: Juventus Gebuk Jay Idzes Cs, Cek Klasemen Serie A Terbaru
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara
-
Wonderkid Piala Dunia 2026: Warren Zaire-Emery Siap Emban Peran Vital di Timnas Prancis
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa