- John Herdman, pelatih Inggris 50 tahun, ditunjuk PSSI untuk memimpin Timnas Indonesia mulai 11 Januari 2026.
- Herdman dikenal dengan rekam jejak membawa Kanada kompetitif di Piala Dunia 2022 serta fokus pada aspek mental pemain.
- Gaya melatihnya mengandalkan fleksibilitas taktik, intensitas tinggi, mengombinasikan senior dengan pemain muda berbakat.
Suara.com - Publik sepak bola Indonesia menaruh harapan besar pada era baru Timnas Indonesia bersama John Herdman.
Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu dipercaya mengembalikan kepercayaan diri Skuad Garuda.
Penunjukan resmi Herdman oleh PSSI menjadi sinyal perubahan serius setelah kegagalan menuju Piala Dunia 2026.
Rekam jejak internasional Herdman cukup mentereng, terutama saat membawa Kanada tampil kompetitif di Piala Dunia 2022.
Kedatangannya ke Jakarta dijadwalkan pada 11 Januari 2026, menandai awal babak baru Timnas Indonesia.
Sejak diumumkan, pembahasan mengenai filosofi dan gaya main Herdman langsung ramai di kalangan pencinta sepak bola.
Herdman dikenal sebagai pelatih dengan pemahaman taktik yang detail dan kemampuan membaca lawan secara cermat.
Ia tak terpaku pada satu pendekatan, melainkan menyesuaikan strategi sesuai karakter dan kekuatan lawan.
Selain taktik, aspek mental pemain menjadi perhatian utama dalam metode kepelatihan yang ia terapkan.
Baca Juga: Eks Anak Asuh John Herdman Dipuji Gelandang Juventus usai Hajar Sassuolo dengan Skor 3-0
Herdman diyakini mampu membangun kepercayaan diri pemain melalui pendekatan komunikatif dan motivasi yang kuat.
Dalam meramu tim, ia kerap memadukan pemain senior berpengalaman dengan talenta muda penuh energi.
Kombinasi tersebut diharapkan menciptakan keseimbangan antara kedewasaan bermain dan kecepatan permainan.
Secara karakter, tim racikan Herdman identik dengan kekuatan fisik serta intensitas tinggi sepanjang laga.
Tempo permainan cepat menjadi ciri khas, membuat aliran bola lebih dinamis dan agresif.
Dari sisi taktik, Herdman dikenal fleksibel dalam penggunaan formasi maupun struktur permainan.
Meski sering menggunakan tiga bek tengah, orientasi menyerang tetap menjadi dasar permainannya.
Serangan dibangun melalui sirkulasi bola cepat serta pemanfaatan transisi secara efektif.
Kini, publik menanti bagaimana konsep “satset” ala Herdman diterjemahkan bersama Timnas Indonesia di lapangan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Geger Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Persita Usai Igor Rodrigues Kena Kartu Merah VAR
-
Kisah Cristiano Ronaldo Berpuasa Ramadan Terungkap Lewat Pengakuan Mantan Rekan Setimnya
-
AC Milan Keok Lawan Parma, Jarak Poin dengan Inter Milan Kini Semakin Lebar dan Menjauh
-
Emil Audero Jatuh Bangun Bendung Roma Sebelum Gawang Cremonese Akhirnya Jebol 3 Kali di Olimpico
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland