- Pertandingan kandang Persib Bandung melawan Persija Jakarta BRI Super League akan digelar di GBLA, Minggu (11/1/2026).
- Tiket pertandingan sudah habis terjual, dan pelatih Bojan Hodak meminta Bobotoh menjaga ketertiban tanpa membawa flare.
- Suporter tim tamu dilarang hadir sesuai regulasi demi menjaga keamanan, pelanggaran dapat berujung sanksi tegas.
Suara.com - Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang kompetisi BRI Super League 2025/2026 menghadapi Persija Jakarta.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/1/2026), diprediksi bakal berlangsung ketat dan menarik.
Menurut pelatih Persib, Bojan Hodak, pertandingan pekan ke-17 kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini dipastikan bakal disaksikan langsung oleh ribuan Bobotoh.
Lantaran, sejak Selasa (6/1/2026), tiket pertandingan Persib vs Persija yang jual oleh Panpel sudah ludes terjual.
"Lihat, untuk pertandingan ini, saya tidak perlu untuk mendorong siapapun. Saya tahu stadion akan penuh," kata Bojan Hodak usai memimpin latihan di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (7/1/2026).
Menjelang pertandingan ini, pelatih asal Kroasia ini berpesan kepada Bobotoh menjaga ketertiban dan tidak membawa barang-barang terlarang seperti flare.
"Dan saya hanya meminta supaya tidak ada flare, dan saya harap mereka menciptakan atmosfer yang bagus," ucapnya.
Menurut Bojan Hodak, dengan menjaga ketertiban dan memberikan dukungan yang positif, maka hal itu menjadi modal bagi skuad Maung Bandung untuk meraih kemenangan seperti laga kandang sebelumnya.
"Itu alasannya kami di musim ini bisa memenangkan semua pertandingan di kandang," ucapnya.
Baca Juga: Tak Perlu Motivasi! Bojan Hodak Puas Lihat Mental Baja Pemain Persib Jelang Duel Panas vs Persija
"Dan di semua kompetisi, kami hanya sekali imbang di kandang. Waktu itu di ACL, itu laga pertama (melawan Lion City Sailors) dan setelah itu, saya rasa, kami hanya kebobolan satu gol," jelasnya.
Sementara itu, sesuai regulasi yang diterapkan pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, suporter tim tamu dilarang hadir.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, mengatakan aturan tersebut sesuai dengan Regulasi Liga 1 2025/2026 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Regulasi ini menurut Adhi secara tegas melarang suporter tim tamu hadir di stadion demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kualitas penyelenggaraan pertandingan.
Selain itu, keberhasilan pertandingan bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana semua pihak menjaga suasana yang aman dan saling menghormati.
Adhi menuturkan, jika regulasi tersebut dilanggar maka akan mengakibatkan sanksi bagi kedua tim yang bertanding.
"Kami berharap aturan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pelanggaran akan berujung pada sanksi tegas," ujarnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Tak Perlu Motivasi! Bojan Hodak Puas Lihat Mental Baja Pemain Persib Jelang Duel Panas vs Persija
-
Bojan Hodak Waspadai Persija Jakarta Jelang Duel Panas di GBLA Usai Boros Belanja Pemain
-
Wasit Korea Selatan Pimpin Duel Persib Bandung vs Persija di GBLA, Rekam Jejaknya Bikin Sorotan
-
Tatap Duel Panas Persib vs Persija, Tekad Teja Paku Alam Tampil Sempurna di GBLA
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan
-
Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan
-
Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan
-
10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya
-
25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar