-
Teja Paku Alam fokus memperbaiki pertahanan Persib jelang laga besar melawan Persija Jakarta.
-
Pertandingan panas Persib vs Persija akan digelar di Stadion GBLA pada 11 Januari 2026.
-
Fokus selama 90 menit penuh menjadi kunci Teja untuk mengamankan poin di kandang.
Suara.com - Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, langsung mengalihkan fokus usai hasil imbang 1-1 kontra Persik Kediri. Kiper utama Maung Bandung itu menegaskan tekadnya untuk tampil lebih solid saat menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Pertandingan sarat gengsi tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026, sekaligus menjadi partai penutup putaran pertama kompetisi.
Teja menegaskan, hasil kurang maksimal di Kediri tak boleh berlarut-larut dan harus dijadikan bahan evaluasi.
Kiper kelahiran 14 Maret 1994 itu menilai Persib kehilangan dua poin penting pada laga tandang sebelumnya.
Karena itu, fokus dan konsentrasi penuh menjadi kunci agar Maung Bandung tak kembali terpeleset saat menjamu Macan Kemayoran.
"Ya, yang pasti kita harus terus belajar. Pertandingan sebelumnya kita kehilangan poin 2, kita harus memperbaiki untuk lebih fokus di pertandingan selanjutnya," kata Teja di laman resmi klub.
Menurut Teja, laga melawan Persik menjadi pelajaran berharga, khususnya bagi lini pertahanan.
Ia menekankan bahwa setiap pertandingan di Super League menuntut konsentrasi tinggi tanpa celah sedikit pun.
Tekanan, intensitas permainan, hingga durasi laga yang kerap melebihi waktu normal membuat seorang penjaga gawang harus selalu siap dalam kondisi apa pun.
Baca Juga: Federico Barba Dikabarkan Hengkang dari Persib Bandung, Bojan Hodak Buka Suara
Hal inilah yang ingin ia maksimalkan saat menghadapi Persija.
"Setiap pertandingan tidak mudah. Pastinya setiap penjaga gawang dituntut untuk sangat fokus selama 90 menit, 95 menit, bahkan lebih," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Pasrah! Maarten Paes Bingung soal Masa Depannya Meski Jadi Pahlawan Ajax