- Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid 2-1 di semifinal Piala Super Spanyol, tetapi fokus tertuju pada insiden Vinicius Junior.
- Vinicius Junior terlibat adu mulut sarkastik dengan pelatih Atletico Diego Simeone setelah ditarik keluar dari lapangan.
- Simeone dikritik keras karena menanggapi provokasi Vinicius dengan komentar personal mengenai Florentino Perez dan suporter.
Suara.com - Laga Derby Madrid antara Real Madrid vs Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol berakhir dengan kemenangan Los Blancos 2-1.
Namun, sorotan utama usai pertandingan bukan hanya soal hasil di lapangan, melainkan insiden adu mulut panas antara Vinicius Jr dan pelatih Atletico, Diego Simeone.
Ketegangan terjadi saat Vinicius ditarik keluar lapangan. Adu argumen melibatkan staf kedua tim di area bangku cadangan, hingga pemain asal Brasil itu harus ditenangkan dan dijauhkan dari Simeone.
Pihak Atletico Madrid mengklaim bahwa Vinicius Junior adalah sosok yang memicu adu mulut tersebut.
Menurut laporan media Spanyol, insiden bermula ketika Atletico melayangkan protes penalti.
Vinicius kemudian mendekati bangku cadangan Atletico sambil melontarkan komentar bernada sarkastik.
Ia disebut mengatakan, “Iya, iya, nanti juga dikasih penalti,” yang memancing reaksi dari Simeone.
Pelatih asal Argentina itu awalnya meminta Vinicius untuk kembali fokus bermain.
Namun, Vinicius kembali melontarkan kalimat serupa, yang akhirnya membuat Simeone ikut terpancing dan membalas dengan provokasi.
Baca Juga: Barcelona Pesta 5 Gol dan Lolos ke Piala Super Spanyol, Hansi Flick Ogah Puas Diri
Dalam cuplikan yang beredar, Simeone terlihat mengatakan kepada Vinicius bahwa Florentino Perez akan menyingkirkannya, serta menyuruh Vinicius mendengarkan siulan dari suporter Real Madrid saat ia meninggalkan lapangan.
Ucapan tersebut menuai kritik luas dari publik sepak bola Spanyol. Banyak pihak mempertanyakan alasan Simeone ikut terlibat langsung dalam konflik dengan pemain lawan.
Dari kubu Real Madrid, reaksi keras pun muncul. Los Blancos menilai Simeone telah melewati batas dengan menyerang mental pemain secara personal.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, secara terbuka mengkritik sikap Simeone usai laga.
Manajemen dan staf Real Madrid meyakini bahwa Simeone sengaja menargetkan Vinicius untuk mengganggu fokusnya di pertandingan.
Komentar yang dilontarkan saat Vinicius berjalan keluar lapangan, di tengah siulan penonton, dianggap sebagai upaya menjatuhkan mental sang pemain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Pelatih Anyar Chelsea Liam Rosenior: Saya Ini Orang yang Aneh
-
Senyum Lebar John Herdman Tiba di Indonesia Bareng Bang Jay, Bakal Nonton Persib vs Persija?
-
Liverpool dan Tiga Klub Premier League Rebutan Winger 19 Tahun Berbandrol Rp1,97 Triliun
-
Ole Gunnar Solskjaer Makin Dekat Kembali ke Manchester United
-
Debut Manis! Bernardo Tavares Bongkar Strategi Kemenangan Persebaya atas Malut United
-
Tak Mau Seperti Timnas Indonesia, Exco Federasi Tunisia Tolak Patrick Kluivert
-
Final Piala Super Spanyol Barcelona vs Real Madrid, Hansi Flick Sindir Mbappe
-
Gagal Gaet Joao Cancelo, Inter Milan Bidik Wing-Back Brasil Fiorentina Dodo
-
Rekor Tak Tersentuh! Persib Empat Laga Tak Terkalahkan dari Persija, Bojan Hodak Pede
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU