-
Barcelona memastikan satu tempat di final Piala Super Spanyol 2026 usai mengalahkan Bilbao.
-
Hansi Flick memuji mentalitas dan taktik pressing tinggi yang diterapkan oleh para pemainnya.
-
Kembalinya kiper Joan Garcia menjadi faktor kunci keberhasilan Barcelona mencatatkan hasil tanpa kebobolan.
Suara.com - Kemenangan telak baru saja diraih oleh skuad raksasa Catalan saat berlaga di tanah Arab Saudi.
Pasukan Barcelona berhasil menumbangkan Athletic Bilbao dalam perebutan tiket final Piala Super Spanyol 2026.
Pertandingan yang berlangsung di King Abdullah Sport City Stadium tersebut memperlihatkan keunggulan strategi Hansi Flick.
Lamine Yamal bersama rekan-rekannya menunjukkan performa yang sangat impresif sejak menit awal babak pertama dimulai.
Hasil positif ini memastikan langkah El Barca untuk memperebutkan trofi juara di partai puncak mendatang.
Hansi Flick selaku nakhoda tim merasa sangat bangga dengan pencapaian yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
Sang pelatih melihat para pemainnya mampu menerjemahkan instruksi taktis di lapangan hijau dengan sangat sempurna.
"Saya sangat senang dengan kinerja yang kami lakukan. Kami bermain dengan mentalitas yang sangat bagus dan saya sangat senang melihat permainan Barcelona saat ini," kata Hansi Flick dikutip dari laman resmi klub.
Kemenangan ini dianggap sebagai bukti nyata perkembangan mentalitas juara yang terus tumbuh di dalam tim.
Baca Juga: Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
Flick menilai bahwa cara bermain Barcelona saat ini sudah mencapai standar kualitas yang ia harapkan.
Filosofi permainan yang diusung Flick menekankan pada pentingnya hubungan antar lini yang berjalan sangat harmonis.
Barcelona menerapkan sistem tekanan tinggi untuk membatasi ruang gerak para pemain Athletic Bilbao sepanjang laga.
"Kami bermain dengan percaya diri dan mengatur tempo permainan dengan baik. Ini sangat bagus untuk dilihat perkembangannya karena kami punya kepercayaan diri, meskipun ini masih semifinal dan laga final adalah cerita yang berbeda," ungkap Flick.
Kemampuan mengatur ritme permainan menjadi kunci utama mengapa lawan kesulitan mengembangkan pola serangan mereka sendiri.
Kepercayaan diri yang tinggi membuat para pemain Blaugrana tampil sangat tenang meskipun berada dalam tekanan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Diakui di Kancah Internasional, Pegadaian Raih Penghargaan Best Sukuk - SME di Kuala Lumpur
-
Lebih dari Modal Usaha, PNM Bantu Mimpi Anak Nasabah Lewat Bantuan Pendidikan
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar