Bola / Liga Inggris
Senin, 12 Januari 2026 | 11:51 WIB
Manchester United kembali menelan kekecewaan besar musim ini setelah tersingkir dari Piala FA usai kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford. [Instagram Manchester United]
Baca 10 detik
  • Manchester United tersingkir dari Piala FA setelah kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford.
  • Pelatih interim Darren Fletcher menyoroti kondisi mental pemain yang rapuh setelah kekalahan tersebut.
  • Kekalahan ini menyisakan Premier League sebagai satu-satunya kompetisi yang masih bisa diperjuangkan MU.

Suara.com - Manchester United kembali menelan kekecewaan besar musim ini setelah tersingkir dari Piala FA usai kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford.

Kekalahan tersebut membuat Setan Merah kini hanya menyisakan kompetisi Premier League sebagai satu-satunya ajang yang masih bisa mereka jalani hingga akhir musim.

Pelatih interim Manchester United, Darren Fletcher, tak menutupi rasa frustrasinya. Mantan gelandang MU itu secara terbuka menyebut kondisi mental para pemainnya sedang rapuh dan menegaskan bahwa kini tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan para pemain untuk bangkit.

“Para pemain terlihat rapuh. Ketika kepercayaan diri menurun, satu-satunya cara adalah menggali mental lebih dalam, berjuang, bekerja keras, dan memenangkan pertandingan. Dari situlah kepercayaan diri akan kembali,” ujar Fletcher dilansir dari TNT Sports.

Kekalahan dari Brighton menjadi pukulan lanjutan bagi MU, setelah sebelumnya mereka juga tersingkir di babak awal Carabao Cup dan tidak tampil di kompetisi Eropa musim ini.

Gol Brighton dicetak oleh Brajan Gruda dan mantan pemain United, Danny Welbeck, sementara gol hiburan MU lahir lewat Benjamin Sesko di menit ke-85.

Fletcher, yang sementara mengisi posisi pelatih setelah pemecatan Ruben Amorim, menilai timnya sempat menunjukkan respons positif ketika skor berubah menjadi 2-1.

Namun, kartu merah yang diterima Shea Lacey semakin menyulitkan upaya kebangkitan tuan rumah.

“Saat kami memperkecil ketertinggalan, stadion kembali hidup dan energinya terasa. Tapi kami gagal memanfaatkannya. Pemain harus bertanggung jawab dan merespons situasi ini,” tegas Fletcher.

Baca Juga: MU Tersingkir dari Piala FA, Marcus Rashford Maunya Main di Klub Juara

Mantan kapten Skotlandia itu juga mengkritik kepemimpinan wasit, terutama terkait kartu kuning dan kartu merah yang diterima Lacey.

Meski begitu, ia menekankan bahwa faktor utama kekalahan tetap berasal dari performa timnya sendiri.

Tak hanya menyoroti pemain, Fletcher juga menyampaikan empatinya kepada para pendukung Manchester United yang meluapkan kekecewaan setelah laga.

“Fans punya hak sepenuhnya untuk menyampaikan kekecewaan mereka. Mereka sudah lama mendukung klub ini. Atmosfer Old Trafford luar biasa, dan wajar jika mereka kecewa karena kami kembali tersingkir,” ucapnya.

Dengan hanya Premier League yang tersisa, Fletcher berharap para pemain bisa segera bangkit secara mental dan menunjukkan karakter sejati mereka di sisa musim.

“Tim ini masih cukup bagus untuk meraih sesuatu. Tapi mereka harus menemukannya dari dalam diri masing-masing. Tidak selalu harus bermain indah, yang terpenting sekarang adalah menemukan cara untuk menang,” pungkas Fletcher.

Load More