- Penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam, menyatakan hasrat kuat dipanggil Timnas usai laga El Clasico 11 Januari 2026.
- Penampilan gemilang Teja mengunci kemenangan Persib 1-0 atas Persija, menjadikannya pahlawan paruh musim.
- Teja berharap besar pada pelatih baru Timnas, John Herdman, untuk membawa skuad Garuda meraih kemajuan berarti.
Suara.com - Pesan kuat dikirimkan oleh penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam kepada nakhoda baru Timnas Indonesia, John Herdman.
Usai tampil gemilang dalam kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta di laga El Clasico, Senin (11/1/2026), Teja secara terbuka menyatakan hasrat besarnya untuk dipanggil mengenakan seragam Merah Putih.
Teja menjadi salah satu pahlawan utama di balik kemenangan Persib yang mengunci status juara paruh musim.
Tiga penyelamatan krusial yang ia lakukan sukses menjaga gawang Maung Bandung tetap nirbobol hingga akhir laga melawan Persija.
"Alhamdulillah hasil yang patut kita syukuri. Yang terpenting adalah kita berhasil mendapatkan tiga poin di pertandingan penting ini," kata Teja dikutip dari laman resmi Persib.
Meskipun sukses membawa timnya ke puncak, kiper berusia 31 tahun ini menolak untuk jemawa dan bertekad untuk tampil lebih baik lagi di putaran kedua.
"Untuk saat ini kita rehat dulu, menghabiskan waktu bersama keluarga. Yang jelas putaran kedua nanti kita harus lebih baik lagi, harus berbenah lagi," ucapnya.
Di tengah euforia kemenangan, eks Semen Padang tersebut juga memberikan komentarnya mengenai era baru yang akan dimulai di Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman.
Ia menaruh harapan besar pada sang pelatih baru untuk membawa skuad Garuda terbang lebih tinggi.
Baca Juga: Bobotoh Padati GBLA, Bojan Hodak Sebut Atmosfer Laga Persib vs Persija Fantastis
“Harapannya ya semoga Timnas Indonesia semakin baik ke depannya,” ujar Teja Paku Alam usai laga Persib vs Persija.
Namun di balik harapan itu, terselip sebuah keinginan pribadi yang sangat kuat.
Dengan performanya yang terus menanjak dan konsisten di level klub, ia merasa siap untuk kembali bersaing memperebutkan posisi di bawah mistar gawang tim nasional.
“Dan tentunya berharap pengen bisa dipanggil ke Timnas Indonesia,” pungkas Teja Paku Alam.
Berita Terkait
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Ditolak Tunisia, Patrick Kluivert Tak Laku Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
-
John Herdman Kurang Fit, Kelelahan?
-
Panggung Perdana John Herdman: Pimpin Timnas Indonesia Lawan Raksasa Eropa
-
Media Belanda Prihatin Lihat Ancaman Pembunuhan yang Menimpa Thom Haye
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?