-
Juventus menang telak 5-0 atas Cremonese pada laga lanjutan Liga Italia di Turin.
-
Emil Audero tampil luar biasa dengan banyak penyelamatan meski gawangnya tetap bobol lima kali.
-
Pelatih Cremonese Davide Nicola mendapat kartu merah pada babak pertama saat pertandingan berlangsung panas.
Suara.com - Pertandingan pekan ini di Stadion Allianz menjadi panggung yang cukup berat bagi tim tamu Cremonese.
Tuan rumah Juventus tampil sangat dominan sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit pertandingan.
Lini belakang Cremonese langsung dipaksa bekerja ekstra keras menahan gempuran para penyerang Si Nyonya Tua.
Kiper utama mereka yakni Emil Audero menjadi pemain yang paling sibuk sepanjang jalannya laga tersebut.
Penjaga gawang berdarah Indonesia itu menunjukkan kelasnya dengan menggagalkan peluang emas dari Khephren Thuram.
Keberuntungan seolah menjauh dari tim tamu saat tiang gawang mereka bergetar akibat tendangan Jonathan David.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika tendangan keras Fabio Miretti mengenai badan Bremer sehingga arah bola berubah.
Emil Audero sudah kehilangan posisi karena perubahan arah bola yang membuat Juventus memimpin satu gol.
Gol pembuka pada menit ke-12 tersebut langsung meruntuhkan skema bertahan yang telah dibangun pelatih Davide Nicola.
Baca Juga: Emil Audero Main Penuh, Cremonese Raih Hasil Imbang 2-2 Lawan Cagliari
Hanya berselang tiga menit kemudian gawang tim tamu kembali bergetar melalui skema serangan balik cepat.
Petaka Kartu Merah Davide Nicola
Umpan matang dari Thuram berhasil dikonversi dengan sangat sempurna oleh Jonathan David ke dalam gawang.
Ketinggalan dua gol dalam waktu singkat membuat tensi pertandingan di pinggir lapangan semakin memanas.
Wasit Ermanno Feliciani terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk pelatih Cremonese yaitu Davide Nicola pada menit ke-27.
Situasi semakin memburuk bagi tim tamu setelah Federico Baschirotto dianggap melakukan pelanggaran handsball di kotak terlarang.
Wasit tanpa ragu langsung menunjuk titik putih untuk memberikan hadiah penalti bagi skuad Juventus.
Kenan Yildiz maju sebagai eksekutor namun tendangannya sempat berhasil ditepis dengan luar biasa oleh Emil.
Sial bagi tim tamu karena bola muntah mengenai tiang dan kembali jatuh ke kaki penyerang muda tersebut.
Yildiz tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua untuk membawa timnya unggul telak dengan skor 3-0 sementara.
Emil Audero kembali membuktikan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-42 sebelum turun minum.
Meski kebobolan tiga kali perjuangan mantan kiper Inter Milan ini patut mendapatkan apresiasi dari para penggemar.
Memasuki paruh kedua intensitas serangan tim asuhan Massimiliano Allegri sama sekali tidak mengalami penurunan sedikit pun.
Sebuah umpan terobosan cerdik gagal diantisipasi oleh barisan pertahanan Cremonese yang terlihat mulai kehilangan fokus.
Weston McKennie kemudian merangsek masuk dan melepaskan tembakan yang coba dihalau oleh Filippo Terraciano di lini belakang.
Sayangnya upaya sapuan Terraciano justru membuat bola meluncur deras ke dalam gawang timnya sendiri secara tragis.
Gol bunuh diri pada menit ke-48 tersebut membuat kedudukan berubah menjadi semakin mencolok yakni empat banding nol.
Emil Audero tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan menggagalkan peluang jarak dekat dari kaki Weston McKennie.
Aksi terbang sang penjaga gawang saat menepis tendangan melengkung Yildiz juga mengundang decak kagum penonton yang hadir.
Namun rapuhnya koordinasi lini pertahanan kembali memberikan celah besar bagi para pemain depan tim Juventus.
Sundulan tajam dari McKennie pada menit ke-65 akhirnya merobek jala gawang Cremonese untuk yang kelima kalinya.
Jarak skor yang sangat lebar membuat jalannya sisa waktu babak kedua menjadi lebih lambat dan terkendali.
Juventus sukses mengamankan poin penuh di kandang sendiri dengan kemenangan clean sheet yang sangat meyakinkan.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi total tuan rumah baik dari segi penguasaan bola maupun jumlah tembakan.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi tim Cremonese untuk menghadapi pertandingan-pertandingan sulit di masa mendatang.
Bagi Juventus kemenangan besar ini sangat penting untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara.
Pertandingan pun berakhir dengan skor tetap 5-0 setelah wasit meniup peluit panjang tanda laga telah usai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Kenapa John Herdman Tolak Honduras dan Pilih Indonesia? Singgung Soal Liga Profesional
-
Tak Takut Dicaci! John Herdman Siap Dihantam Tekanan Suporter Indonesia
-
Jay Idzes Jadi Kunci! Ini Misi Awal John Herdman di Timnas Indonesia
-
Kontroversi 5 Gol Juventus ke Gawang Emil Audero: Penalti Dianulir dan Kartu Merah Pelatih Cremonese
-
John Herdman: Timnas Indonesia Layak Naik Kelas
-
Kata-kata Pertama John Herdman Usai Diperkenalkan Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
-
Resmi Diperkenalkan Erick Thohir, Ini Ambisi Besar John Herdman Bersama Timnas Indonesia
-
Pesta 5 Gol ke Gawang Emil Audero, Spalletti Sebut Juventus Belum Selevel dengan Inter
-
PSSI Resmi Umumkan John Herdman Sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Fakta Baru: Pemain Real Madrid Terkejut, Xabi Alonso Didepak Tanpa Pemberitahuan Internal