- Juventus menang telak 5-0 atas Cremonese di Turin, namun Spalletti merasa timnya belum setara Inter dan Napoli.
- Kemenangan Juventus didapat melalui gol Bremer, penalti Yildiz, gol bunuh diri Terracciano, dan gol McKennie.
- Spalletti menilai kedua penalti dalam laga tersebut seharusnya tidak diberikan, meski timnya mengendalikan permainan.
Suara.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa timnya masih belum berada di level yang sama dengan Inter Milan dan Napoli, meskipun baru saja meraih kemenangan telak 5-0 atas Cremonese dalam lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Turin.
Kemenangan besar itu dimanfaatkan Juventus setelah para pesaing di papan atas gagal meraih poin penuh pada akhir pekan.
Bianconeri tampil dominan dan mencetak lima gol, meski Spalletti mengakui timnya sempat diwarnai keberuntungan dan beberapa momen kontroversial.
Gol pembuka Juventus tercipta lewat Gleison Bremer yang tanpa sengaja membelokkan tembakan Fabio Miretti.
Cremonese sempat mendapatkan penalti melalui serangan balik Jonathan David, namun keputusan tersebut dianulir VAR.
Juventus kemudian memperoleh penalti yang dieksekusi Kenan Yildiz. Meski tendangan pertamanya ditepis Emil Audero dan membentur tiang, Yildiz akhirnya sukses mencetak gol.
Dua gol berikutnya hadir lewat gol bunuh diri Filippo Terracciano yang dipaksa Weston McKennie, sebelum McKennie sendiri menutup pesta gol lewat sundulan.
Usai laga, Spalletti menyoroti keputusan wasit terkait penalti.
“Saya rasa kedua penalti hari ini seharusnya tidak diberikan,” ujar Spalletti, sejalan dengan analisis para pundit Sky Sport Italia.
Baca Juga: Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior
Meski puas dengan hasil akhir, pelatih asal Italia itu tetap bersikap realistis terhadap performa timnya.
“Kami mengendalikan permainan dan menunjukkan sikap yang tepat melawan tim yang terorganisasi dengan baik. Davide Nicola tahu betul bagaimana bersaing di Serie A,” kata Spalletti.
“Kami memang beruntung bisa membuka keunggulan lebih awal, tapi masih ada beberapa momen goyah yang harus segera diperbaiki.”
Tambahan tiga poin membuat Juventus kini mengoleksi 39 poin, menyamai Roma dan Napoli, sekaligus masuk dalam persaingan Scudetto.
Namun posisi klasemen masih bisa berubah karena Napoli, Inter, dan AC Milan masih memiliki satu laga tunda akibat jadwal Supercoppa Italiana.
Spalletti pun membandingkan performa timnya dengan para rival utama.
Berita Terkait
-
Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior
-
Emil Audero Pahlawan, Tapi Cremonese Dibantai 5 Gol dari Juventus
-
Benarkah Emil Audero Siap Diboyong Kembali ke Juventus di Bursa Transfer Musim Panas 2026?
-
Klasemen Liga Italia Memanas Juventus Geser Napoli dan AS Roma Usai Menang Telak Lawan Cremonese
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia