-
Jude Bellingham membantah keras isu konflik internal dengan mantan pelatih Madrid, Xabi Alonso.
-
Xabi Alonso dipecat setelah Real Madrid kalah di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona.
-
Bellingham memberikan penghormatan terakhir kepada Alonso sambil mengecam penyebar berita bohong demi sensasi.
Suara.com - Gelandang andalan Real Madrid, Jude Bellingham, akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk menyanggah segala rumor negatif yang beredar.
Pemain berkebangsaan Inggris tersebut merasa perlu meluruskan berita bohong mengenai hubungannya dengan mantan pelatih, Xabi Alonso.
Melalui unggahan terbarunya, ia mengecam spekulasi yang menyebutkan adanya friksi internal sebelum sang pelatih meninggalkan kursi jabatan.
Bellingham merasa narasi yang dibangun oleh pihak tertentu sangat merugikan integritas profesionalitasnya di dalam lapangan hijau.
Situasi ini memuncak setelah Xabi Alonso resmi didepak dari posisinya sebagai juru taktik Los Blancos.
Bellingham mengungkapkan rasa muaknya terhadap pemberitaan yang dianggapnya hanya sekadar mencari sensasi tanpa dasar fakta.
Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya mencoba bersabar menghadapi berbagai serangan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Sampai sekarang saya sudah terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini berlalu, dengan harapan kebenaran akan muncul pada waktunya. Namun, jujur saja… ini omong kosong,” kata Bellingham dalam pernyataannya yang dikutip Fabrizio Romano pada Rabu.
Pemain bernomor punggung lima tersebut merasa banyak pihak yang sengaja memanfaatkan momentum untuk menciptakan kegaduhan.
Baca Juga: Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
Ia menyayangkan banyaknya penggemar sepak bola yang justru mempercayai berita dari sumber-sumber yang tidak kredibel.
Kritik tajam diarahkan Bellingham kepada oknum media atau akun media sosial yang gemar memproduksi misinformasi.
Bagi Bellingham, perilaku menyebarkan kabar burung demi mendapatkan klik adalah tindakan yang sangat tidak terpuji dan jahat.
“Saya benar-benar merasa kasihan kepada orang-orang yang percaya pada setiap kata dari para badut dan ‘sumber’ mereka. Jangan percaya semua yang kalian baca. Sesekali mereka perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan misinformasi yang merugikan demi klik dan sensasi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya bagi publik untuk melakukan verifikasi informasi sebelum mengambil kesimpulan mengenai kondisi klub.
Ketegangan di media sosial memang meningkat drastis seiring dengan hasil buruk yang menimpa raksasa Spanyol tersebut.
Sebagai informasi, Xabi Alonso sejatinya belum lama menduduki kursi kepelatihan Madrid sejak kedatangannya pada musim panas 2025.
Namun, masa baktinya berakhir tragis setelah Real Madrid menelan kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Kegagalan meraih trofi di turnamen pembuka tahun tersebut membuat manajemen klub kehilangan kesabaran terhadap performa tim.
Tak butuh waktu lama bagi Los Merengues untuk mencari pengganti dengan menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai nakhoda baru.
Keputusan cepat ini memicu munculnya berbagai teori konspirasi mengenai penyebab utama di balik pemecatan mendadak tersebut.
Tekanan kepada Alonso sebenarnya bukan hal baru, karena riak-riak ketidakpuasan sudah tercium sejak bulan November yang lalu.
Muncul kabar burung bahwa sejumlah pemain kunci merasa tidak nyaman dengan strategi dan metode latihan yang diterapkan Alonso.
Nama Jude Bellingham pun terseret dalam pusaran isu karena dianggap merindukan gaya main di era Carlo Ancelotti.
Perubahan peran di lini tengah disinyalir menjadi titik utama penyebab munculnya kabar ketidakharmonisan antara pemain dan pelatih.
Padahal, Bellingham sudah pernah memberikan pembelaan secara terbuka kepada Alonso pada akhir tahun lalu di ajang Eropa.
Pada bulan Desember setelah pertandingan melawan Manchester City, Bellingham sempat menegaskan bahwa hubungannya dengan Alonso baik-baik saja.
Ia bahkan menyebut sang pelatih memiliki ikatan emosional dan komunikasi yang lancar dengan seluruh elemen di skuad.
Meskipun begitu, media terus mengaitkan kegagalan tim dengan adanya keretakan komunikasi di dalam ruang ganti Madrid.
Nama Bellingham yang belakangan dihubungkan dengan kepindahan ke Liverpool semakin memperkeruh suasana di mata para pengamat.
Untuk meredam spekulasi tersebut, Bellingham memilih untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan pelatihnya tersebut secara terbuka.
Melalui platform Instagram, Bellingham mengunggah pesan yang menunjukkan rasa hormatnya yang mendalam kepada legenda Spanyol tersebut.
Meskipun Alonso harus pergi dengan catatan yang kurang memuaskan, hubungan personal keduanya tetap terjaga dengan sangat profesional.
“Terima kasih, Mister. Merupakan sebuah kehormatan. Semoga sukses untuk masa depan," tulis Bellingham melalui Instagram Story.
Pernyataan ini sekaligus menutup pintu bagi spekulasi yang menyebut Bellingham adalah sosok di balik pemecatan sang manajer.
Kini, Bellingham dan skuad Real Madrid harus fokus menatap masa depan bersama Alvaro Arbeloa untuk meraih sisa gelar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kabar Buruk Datang dari Prancis: Calvin Verdonk Dinilai Mengecewakan, Lille Cari Pengganti
-
Pemain Everton Bisa Gagalkan Peluang Dean James Direkrut Ajax Amsterdam
-
John Herdman Datang, Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Makin Gacor di Bundesliga
-
Kakang Rudianto Mau Pertahankan Posisi Puncak Klasemen Persib Bandung Demi Ambisi Juara 3 Kali
-
Carlos Perreira Fokus Benahi Skuad Madura United Jelang Laga Tandang Melawan Persija di JIS
-
Persita Tangerang Incar Posisi Empat Besar Super League Berbekal Mentalitas Rendah Hati Carlos Pena
-
Alvaro Arbeloa Siap Orbitkan Pemain Akademi Terbaik ke Skuad Utama Madrid
-
AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia Setelah Kalah Dramatis 2-3 Melawan Torino di Stadion Olimpico
-
Xabi Alonso Unggah Surat Perpisahan Mengharukan Setelah Resmi Mengakhiri Karier di Real Madrid
-
Michael Carrick Resmi Latih Manchester United Gantikan Ruben Amorim Hingga Akhir Musim