Bola / Bola Dunia
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:21 WIB
Masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers kembali menjadi topik hangat di kalangan pendukung FC Twente. [fctwente.nl]
Baca 10 detik
  • Kontrak bek FC Twente, Mees Hilgers, berakhir musim panas 2026, sementara ia sedang pemulihan cedera lutut parah.
  • Klub menolak Hilgers bermain kecuali perpanjangan kontrak disetujui, tawaran yang ditolak oleh sang pemain.
  • Direktur teknik baru Erik ten Hag akan segera bertemu Hilgers setelah 1 Februari untuk membahas masa depan klub dan pemain.

Suara.com - Masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers kembali menjadi topik hangat di kalangan pendukung FC Twente.

Bek tengah berusia 24 tahun itu memasuki fase krusial dalam kariernya, seiring kontraknya yang akan berakhir pada musim panas 2026 dan proses pemulihan dari cedera lutut serius.

Pada bursa transfer musim panas lalu, Hilgers sebenarnya ingin mengambil langkah baru dalam kariernya.

Saat itu, telah ada kesepakatan internal mengenai nilai transfer tetap jika ada klub yang berminat. Agen Hilgers, Mohammed Sinouh, bahkan menyatakan optimistis bisa menemukan klub baru untuk kliennya.

Namun, rencana tersebut tak berjalan mulus. FC Twente sudah lebih dulu mengantisipasi dengan mendatangkan Stav Lemkin sebagai calon pengganti.

Ketika agen Hilgers gagal mendapatkan klub baru, sang pemain diizinkan tetap berlatih bersama tim, tetapi dengan syarat hanya bisa kembali bermain jika bersedia memperpanjang kontraknya minimal satu tahun. Tawaran tersebut ditolak oleh pihak Hilgers.

Situasi kemudian semakin pelik ketika Hilgers mengalami cedera ligamen lutut parah (ACL). Ia harus menjalani operasi dan dipastikan absen selama berbulan-bulan.

Saat ini, Hilgers masih dalam tahap rehabilitasi dan diperkirakan baru bisa kembali ke lapangan latihan menjelang akhir musim.

Mantan direktur teknik FC Twente, Arnold Bruggink, sempat menyebut dirinya mungkin bisa menjadi penengah dalam situasi ini.

Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Ranking FIFA Bulgaria?

Namun, kepala teknis klub saat ini, Jan Streuer, menegaskan bahwa klub juga harus bersikap tegas.

“Kadang Anda harus lurus dan mengambil sikap. Tidak terus-menerus memijat situasi. Kesabaran itu ada batasnya, dan sebagai klub kami tidak boleh dipermainkan,” ujar Streuer kepada Voetbal International.

Ia menegaskan tidak menyesali keputusan klub, meski mengakui bahwa cedera Hilgers mengubah banyak hal.

Streuer juga menyoroti dilema kontrak. Menurutnya, Hilgers berhak menolak perpanjangan, namun FC Twente juga berhak memprioritaskan pemain lain yang ingin dikembangkan dan memiliki masa depan jangka panjang bersama klub.

Nah menariknya saat ini Streuer sudah digantikan dengan Erik ten Hag. Besar kemungkinan, Hilgers akan bertemu dengan eks pelatih Manchester United itu.

Belum ada kepastian kapan pertemuan resmi akan digelar. Namun, pembicaraan kemungkinan baru akan dilakukan setelah 1 Februari, bertepatan dengan dimulainya masa kerja Erik ten Hag sebagai direktur teknik baru FC Twente.

Load More