- PSSI memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia di Jakarta, menggantikan Patrick Kluivert.
- Umuh Muchtar berharap Herdman membawa kemajuan bagi Timnas Indonesia dan diberi keleluasaan menyusun skuad.
- Herdman memiliki rekam jejak meloloskan tim putra dan putri Kanada ke Piala Dunia.
Suara.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, berharap hadirnya John Herdman bisa membawa tim nasional (Timnas) Indonesia lebih baik dan berprestasi.
Seperti diketahui, PSSI secara terbuka memperkenalkan sosok John Herdman sebagai pelatih anyar bagi Timnas Indonesia.
Pengenalan John Herdman oleh PSSI digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi WIB.
John Herdman didatangkan untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert, setelah PSSI mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda tersebut pada 16 Oktober 2025.
Juru taktik asal Inggris ini terpilih menjadi pelatih Timnas Indonesia, setelah melalui proses panjang dan menyingkirkan sejumlah kandidat lainnya.
"Mudah-mudahan ada harapan baru ya untuk Merah Putih, karena semuanya pun juga rakyat Indonesia selalu mengharapkan PSSI-nya lebih baik, lebih menonjol lagi, mendunia," kata Umuh.
Lebih lanjut pria yang akrab Pak Haji ini menuturkan, John Herdman diberikan keleluasaan dalam menyusun daftar pemain untuk skuad Garuda.
Karena, sebagai pelatih John Herdman lebih memahami terkait kebutuhan tim dan pasti ingin memberikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia.
"Mudah-mudahan tidak ada intervensi. Mudah-mudahan membawa kebaikan dan kemajuan, jadi mereka harus didukung," ungkapnya.
Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Ranking FIFA Bulgaria?
Selain itu, PSSI harus belajar dari pengalaman sebelumnya, seperti saat pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.
"Saya juga menyampaikan lagi kepada para pengurus sekali lagi hati-hati, hati-hati kalau ada masalah dalam sepak bola ini. Jangan cepat mengganti pelatih, mudah-mudahan Herdman membawa kebaikan," harapnya.
Reputasi John Herdman cukup mentereng sebagai seorang pelatih, karena ia menjadi satu-satunya orang yang meloloskan tim putra dan putri ke Piala Dunia.
Latar belakang profesionalnya dimulai dari kesuksesan besar saat menangani tim nasional wanita negara Kanada sebelumnya.
Dia berhasil mengawal tim putri Kanada bersaing di ajang tertinggi yakni Piala Dunia edisi 2007 serta 2011.
Tidak hanya itu, dua medali perunggu pada ajang Olimpiade 2012 dan 2016 menjadi bukti nyata kehebatannya.
Berita Terkait
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Berapa Ranking FIFA Bulgaria?
-
Duo Striker Brazil Jalani Naturalisasi, Bisa Jadi Opsi Lini Depan Timnas Indonesia?
-
Statistik Suram Bulgaria, Timnas Indonesia Era John Herdman Auto Menang?
-
Jadi Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Ternyata Eks Persipura dan Asisten Skuad Garuda
-
Lawan Kuat dari Eropa! Bulgaria Dikabarkan Bakal Tantang Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG