Bola / Liga Spanyol
Kamis, 15 Januari 2026 | 08:39 WIB
Real Madrid (IG Real Madrid)
Baca 10 detik
  • Real Madrid resmi tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah 3-2 dari klub Albacete.

  • Jefte Betancor menjadi bintang kemenangan Albacete dengan mencetak dua gol krusial ke gawang Madrid.

  • Debut kepelatihan Alvaro Arbeloa di ajang piala domestik berakhir dengan kegagalan yang sangat mengejutkan.

Suara.com - Langkah raksasa Liga Spanyol Real Madrid harus terhenti secara mengejutkan dalam kompetisi domestik kasta kedua musim ini.

Skuad Los Blancos dipaksa mengakui keunggulan Albacete dalam laga sengit di Stadion Carlos Belmonte pada Kamis dini hari.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim tamu yang datang dengan ekspektasi tinggi untuk melaju jauh.

Pertandingan babak 16 besar Copa del Rey ini menyajikan drama yang tidak terduga bagi para pendukung Madrid.

Tuan rumah yang bermain di kasta kedua justru mampu memberikan perlawanan yang sangat merepotkan pertahanan lawan.

Pelatih anyar Alvaro Arbeloa mencoba menerapkan strategi penguasaan bola sejak peluit pertama dibunyikan wasit di lapangan.

Arda Guler dan rekan-rekannya langsung mengambil inisiatif serangan untuk mengurung area pertahanan tim tuan rumah tersebut.

Federico Valverde sempat memberikan ancaman nyata bagi kiper lawan lewat peluang emas pada menit keenam pertandingan.

Meskipun ditekan sejak awal, para pemain Albacete menunjukkan mentalitas yang kuat dan tidak merasa gentar sedikitpun.

Baca Juga: Pelatih Anyar Real Madrid Alvaro Arbeloa Mengaku Dapat Ucapan Seperti Ini dari Xabi Alonso

Jose Lazo membalas ancaman Madrid dengan sebuah sepakan pada menit ke-13 yang sayangnya masih melebar tipis.

Tim tamu terus berusaha memegang kendali permainan demi mencari celah untuk mencetak gol pembuka di laga itu.

Vinicius Junior dan Valverde berkali-kali mencoba menusuk namun papan skor tetap tidak berubah hingga pertengahan babak.

Albacete justru tampil sangat efektif dengan mengandalkan skema serangan balik cepat yang cukup membahayakan jantung pertahanan.

Tiga menit menjelang waktu normal babak pertama berakhir, kejutan besar terjadi melalui situasi bola mati yang apik.

Javi Villar menyundul bola kiriman Lazo dari sepak pojok.

Ketertinggalan tersebut tidak berlangsung lama karena Madrid langsung memberikan respon pada masa tambahan waktu yang krusial.

Franco Mastantuono berhasil menyamakan kedudukan lewat penyelesaian jarak dekat setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang.

Gol tersebut lahir setelah kiper Raul Lizoain berusaha menangkis sundulan tajam yang dilepaskan oleh pemain bertahan Dean Huijsen.

Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga para pemain memasuki ruang ganti untuk jeda istirahat babak pertama.

Memasuki paruh kedua, Real Madrid kembali berinisiatif melakukan gempuran hebat untuk membalikkan keadaan di Carlos Belmonte.

Fran Garcia serta Vinicius Junior mendapatkan peluang emas secara beruntun pada menit ke-52 dan menit ke-54.

Namun, penampilan gemilang Raul Lizoain di bawah mistar gawang Albacete berhasil mementahkan peluang bersih dari kaki Vinicius.

Los Blancos yang saat itu mengenakan seragam biru tampak kesulitan membongkar pertahanan gerendel yang diterapkan oleh tuan rumah.

Minimnya peluang berbahaya di pertengahan babak kedua membuat frustrasi para pemain asuhan pelatih muda Alvaro Arbeloa.

Kejutan kembali terjadi pada menit ke-82 ketika lini belakang Madrid kehilangan fokus dalam mengantisipasi serangan lawan.

Jefte Betancor tidak menyia-nyiakan bola rebound dan membobol gawang Andriy Lunin.

Skor berubah menjadi 2-1 dan memaksa Real Madrid harus bermain lebih terbuka di sisa waktu yang ada.

Upaya pantang menyerah Madrid membuahkan hasil pada menit pertama masa injury time melalui skema bola mati lagi.

Madrid kemudian bisa menyamakan kedudukan pada menit pertama injury time melalui sundulan Gonzalo Garcia yang memanfaatkan tendangan penjuru Arda Guler.

Saat pertandingan diprediksi akan berlanjut ke babak tambahan, sebuah penyelesaian akhir berkelas kembali tercipta di lapangan.

Jefte Betancor kembali menjadi pahlawan bagi Albacete setelah mencetak gol penentu kemenangan sesaat sebelum laga usai berakhir.

Albacete menang 3-2.

Kemenangan dramatis ini sekaligus memastikan klub divisi dua tersebut melaju ke babak perempat final Copa del Rey.

Bagi manajemen dan fans, hasil ini tentu menjadi kekecewaan besar karena trofi juara dipastikan sudah melayang.

Dengan kekalahan di babak 16 besar ini Madrid dipastikan tidak akan angkat piala Copa del Rey pada musim 2025/2026.

Load More