Bola / Bola Indonesia
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:43 WIB
John Herdman (PSSI)
Baca 10 detik
  • John Herdman berkomitmen penuh melibatkan pelatih lokal dalam struktur staf kepelatihan Timnas Indonesia.

  • Seleksi asisten pelatih lokal dijadwalkan selesai dalam waktu tiga minggu ke depan secara resmi.

  • Pemberdayaan tenaga lokal bertujuan menciptakan warisan ilmu kepelatihan yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.

Target Herdman tidak terbatas pada kursi asisten pelatih saja namun mencakup berbagai sektor pendukung tim.

Ia berencana merekrut banyak tenaga ahli dari Indonesia untuk mengisi departemen analisis data pertandingan yang mendalam.

Ilmuwan olahraga atau sports science dari dalam negeri juga akan mendapatkan tempat khusus dalam struktur kepelatihan tersebut.

Fokus utama dari rencana ini adalah menciptakan ekosistem kerja yang solid dengan mengandalkan sumber daya manusia terbaik.

"Staf lokal, para analis, beberapa ahli ilmu olahraga, dan sebagainya, kami akan berkomitmen."

Inspirasi mengenai pemberdayaan tenaga kerja lokal ini lahir dari kesuksesan Herdman saat menangani tim nasional Kanada.

Saat itu ia bersama Cesar Meylan membuktikan bahwa kolaborasi dengan orang lokal mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Pemberian pengalaman internasional kepada pelatih lokal dianggap sebagai investasi yang tak ternilai harganya bagi sebuah negara berkembang.

Prinsip tersebut kini coba diimplementasikan secara maksimal di tanah air demi menciptakan perubahan yang signifikan dan berkelanjutan.

Baca Juga: Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ole Romeny Bakal Lawan Rekan Setimnya

"Selama saya di Kanada bersama Meyland, tujuan kami adalah mewariskan warisan, untuk memastikan bahwa kami, sebisa mungkin, menggunakan sebanyak mungkin orang (pelatih) lokal untuk memberi pengalaman mereka. Karena itu penting," tutur Herdman.

Herdman meyakini bahwa kesuksesan sejati seorang pelatih asing diukur dari apa yang ia tinggalkan nantinya.

Peningkatan kapasitas pelatih lokal menjadi indikator keberhasilan yang jauh lebih penting daripada sekadar trofi di lemari.

Dengan kualitas pelatih domestik yang mumpuni sepak bola Indonesia akan tetap kuat meski pergantian kepemimpinan terjadi.

Obsesi Herdman adalah melihat para pelatih lokal mampu menyerap ilmu kepelatihan modern dari pengalamannya selama bertahun-tahun di dunia.

"Itulah warisannya. Ketika Anda meninggalkan negara ini, semoga tidak terlalu cepat, mungkin saya bisa tinggal di sini selamanya, siapa tahu, tetapi Anda harus meninggalkan warisan berupa orang-orang. Dan itulah, orang-orang (pelatih) lokal itu penting," pungkasnya.

Load More