-
John Herdman berkomitmen penuh melibatkan pelatih lokal dalam struktur staf kepelatihan Timnas Indonesia.
-
Seleksi asisten pelatih lokal dijadwalkan selesai dalam waktu tiga minggu ke depan secara resmi.
-
Pemberdayaan tenaga lokal bertujuan menciptakan warisan ilmu kepelatihan yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
Target Herdman tidak terbatas pada kursi asisten pelatih saja namun mencakup berbagai sektor pendukung tim.
Ia berencana merekrut banyak tenaga ahli dari Indonesia untuk mengisi departemen analisis data pertandingan yang mendalam.
Ilmuwan olahraga atau sports science dari dalam negeri juga akan mendapatkan tempat khusus dalam struktur kepelatihan tersebut.
Fokus utama dari rencana ini adalah menciptakan ekosistem kerja yang solid dengan mengandalkan sumber daya manusia terbaik.
"Staf lokal, para analis, beberapa ahli ilmu olahraga, dan sebagainya, kami akan berkomitmen."
Inspirasi mengenai pemberdayaan tenaga kerja lokal ini lahir dari kesuksesan Herdman saat menangani tim nasional Kanada.
Saat itu ia bersama Cesar Meylan membuktikan bahwa kolaborasi dengan orang lokal mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Pemberian pengalaman internasional kepada pelatih lokal dianggap sebagai investasi yang tak ternilai harganya bagi sebuah negara berkembang.
Prinsip tersebut kini coba diimplementasikan secara maksimal di tanah air demi menciptakan perubahan yang signifikan dan berkelanjutan.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ole Romeny Bakal Lawan Rekan Setimnya
"Selama saya di Kanada bersama Meyland, tujuan kami adalah mewariskan warisan, untuk memastikan bahwa kami, sebisa mungkin, menggunakan sebanyak mungkin orang (pelatih) lokal untuk memberi pengalaman mereka. Karena itu penting," tutur Herdman.
Herdman meyakini bahwa kesuksesan sejati seorang pelatih asing diukur dari apa yang ia tinggalkan nantinya.
Peningkatan kapasitas pelatih lokal menjadi indikator keberhasilan yang jauh lebih penting daripada sekadar trofi di lemari.
Dengan kualitas pelatih domestik yang mumpuni sepak bola Indonesia akan tetap kuat meski pergantian kepemimpinan terjadi.
Obsesi Herdman adalah melihat para pelatih lokal mampu menyerap ilmu kepelatihan modern dari pengalamannya selama bertahun-tahun di dunia.
"Itulah warisannya. Ketika Anda meninggalkan negara ini, semoga tidak terlalu cepat, mungkin saya bisa tinggal di sini selamanya, siapa tahu, tetapi Anda harus meninggalkan warisan berupa orang-orang. Dan itulah, orang-orang (pelatih) lokal itu penting," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Roy Keane Desak Declan Rice Tampil Lebih Barbar Saat Man City vs Arsenal
-
Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Florentino Perez Ngamuk di Ruang Ganti
-
Deretan Bintang Timnas Indonesia yang akan Absen di Piala AFF 2026
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan