- Chelsea kalah 2-3 dari Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dini hari WIB.
- Pelatih Liam Rosenior menghentikan keributan antara Enzo Fernandez dan pemain Arsenal pasca laga untuk mencegah masalah disiplin lanjutan.
- Insiden ini menyoroti masalah disiplin Chelsea yang buruk, diperparah absennya Moises Caicedo karena skorsing kartu di kompetisi tersebut.
Suara.com - Chelsea menelan 2-3 dari Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dinihari WIB.
Bukan hanya hasil pertandingan yang menyita perhatian, tetapi juga insiden panas setelah laga, ketika pelatih anyar Chelsea, Liam Rosenior, harus turun tangan langsung menahan kapten tim Enzo Fernandez agar tidak terlibat lebih jauh dalam keributan dengan pemain Arsenal.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Enzo Fernandez terlihat terlibat adu mulut sengit dengan Gabriel Jesus dan Martin Zubimendi.
Situasi memanas ketika sejumlah pemain dari kedua tim berkumpul, memicu keributan kecil di tengah lapangan. Gabriel Jesus sempat menarik Enzo menjauh dari Zubimendi, sementara Pedro Neto ikut menjadi penengah.
Namun ketegangan belum mereda. Enzo kembali mendekati Zubimendi beberapa saat kemudian dan tampak berusaha melakukan kontak fisik.
Di momen inilah Rosenior masuk ke tengah kerumunan, menarik kaptennya keluar dan mencegah potensi hukuman tambahan bagi Chelsea.
Insiden tersebut kembali menegaskan masalah disiplin yang menghantui Chelsea sepanjang musim ini.
The Blues tercatat sebagai salah satu tim dengan catatan disiplin terburuk di liga-liga top Eropa, dengan koleksi lima kartu merah dan 46 kartu kuning di ajang Premier League sejauh musim berjalan.
Chelsea juga tampil tanpa Moises Caicedo pada laga ini.
Baca Juga: Cetak Gol dan Bawa Arsenal Sikat Chelsea, Gyokeres Terlihat Tak Suka, Ada Apa?
Gelandang asal Ekuador itu harus menjalani skorsing setelah menerima kartu kuning kedua di ajang Carabao Cup, akibat tindakan tidak sportif saat laga perempat final melawan Cardiff City musim lalu.
Bagi Rosenior, laga ini menjadi ujian berat di awal masa kepemimpinannya.
Pada pertandingan sebelumnya, ia bahkan harus menyaksikan Chelsea menerima kartu merah ketujuh di semua kompetisi musim ini, ketika Marc Cucurella diusir wasit saat melawan Fulham.
Selama pertandingan melawan Arsenal, kedua tim sama-sama bermain keras. Chelsea dan Arsenal masing-masing menerima empat kartu kuning.
Di kubu tuan rumah, Cucurella, Estevao, Pedro Neto, dan Benoit Badiashile diganjar kartu, sementara Arsenal mendapat kartu melalui Jurrien Timber, Mikel Merino, Kepa Arrizabalaga, dan Leandro Trossard.
Secara hasil, Chelsea harus mengakui keunggulan Arsenal yang mencetak gol melalui Ben White, Viktor Gyokeres, dan Martin Zubimendi.
The Blues sempat memberi perlawanan lewat dua gol balasan, termasuk kontribusi signifikan Alejandro Garnacho yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan langsung memberi dampak.
Chelsea masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan pada leg kedua awal Februari mendatang, terlebih dengan kembalinya Caicedo ke dalam skuad.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Cetak Gol dan Bawa Arsenal Sikat Chelsea, Gyokeres Terlihat Tak Suka, Ada Apa?
-
Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan
-
Hasil Chelsea vs Arsenal: Meriam London Menang Tipis 3-2 di Semifinal Piala Liga Inggris
-
Tak Dipakai Mikel Arteta, Bek Arsenal Rp1 Triliun Berpotensi Hijrah ke Liverpool
-
Prediksi Semifinal Piala Liga Inggris Chelsea vs Arsenal: Rekor Buruk The Blues di Kandang Sendiri
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?