- Arsenal mengalahkan Chelsea 3-2 pada leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dini hari WIB.
- Jimmy Floyd Hasselbaink menyoroti reaksi datar Viktor Gyokeres dan Ben White pasca kemenangan penting tersebut.
- Gyokeres mencetak gol pertama setelah lima laga, sementara Ben White mengkritik performa tim pada babak kedua.
Suara.com - Arsenal sukses meraih kemenangan penting 3-2 atas Chelsea pada leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamford Bridge, Kamis (15/1) dinihari WIB.
Namun di balik hasil positif tersebut, mantan striker Chelsea, Jimmy Floyd Hasselbaink, justru menyoroti reaksi penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, yang dinilai terlalu datar usai pertandingan.
Gyokeres mencetak gol pembuka Arsenal, yang menjadi gol pertamanya dalam lima laga terakhir.
Dua gol lainnya disumbangkan oleh Ben White dan Martin Zubimendi, memastikan tim asuhan Mikel Arteta membawa keunggulan agregat jelang leg kedua di Emirates Stadium.
Meski menang di kandang rival London, suasana wawancara pascalaga Arsenal dinilai kurang mencerminkan euforia kemenangan.
Hasselbaink mengaku terkejut melihat ekspresi Gyokeres dan Ben White yang tampak kurang puas saat menjalani tugas media.
“Saya ingin melihat dia sedikit lebih bahagia,” kata Hasselbaink di Sky Sports.
“Ya, mereka bisa bermain lebih baik dan itu memang standar yang mereka tetapkan. Tapi di sisi lain, ini Stamford Bridge, bukan tempat yang mudah untuk menang.”
Dalam wawancara, Gyokeres mengakui laga berjalan sulit meski Arsenal mampu mencetak tiga gol.
Baca Juga: Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan
“Ini pertandingan yang berat. Mereka berbahaya saat serangan balik. Kami kebobolan dua gol, itu tidak ideal, tapi kami mencetak tiga dan menang, jadi saya senang,” ujarnya.
Penyerang asal Swedia itu juga menyinggung performa pribadinya yang mulai membaik.
“Itu yang harus saya lakukan dan saya bisa melakukannya lebih sering. Kami menang hari ini dan kami terus melangkah,” tambahnya.
Sementara itu, Ben White secara terbuka mengkritik performa tim di babak kedua. Bek Arsenal tersebut menilai permainan timnya tidak sesuai standar.
“Kami tidak bermain cukup baik di babak kedua dan memberi mereka terlalu banyak tekanan. Itu sebabnya kami kebobolan. Agak mengecewakan, meski tetap menang,” katanya.
Hasselbaink sepakat bahwa Arsenal seharusnya bisa membawa keunggulan yang lebih besar ke leg kedua. Namun ia menekankan pentingnya menikmati hasil positif.
Berita Terkait
-
Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan
-
Hasil Chelsea vs Arsenal: Meriam London Menang Tipis 3-2 di Semifinal Piala Liga Inggris
-
Tak Dipakai Mikel Arteta, Bek Arsenal Rp1 Triliun Berpotensi Hijrah ke Liverpool
-
Prediksi Semifinal Piala Liga Inggris Chelsea vs Arsenal: Rekor Buruk The Blues di Kandang Sendiri
-
Gus Miftah Nongol di Kandang Arsenal, Doakan The Gunners Juara, Chelsea Minggir Dulu
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Kembali Jadi Juru Selamat MU, Bruno Fernandes Kasih Pesan ke Benjamin Sesko
-
Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris
-
PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Aksi Dingin Kevin Diks Eksekusi Penalti Akhiri Tren Buruk Gladbach di Bundesliga
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
-
Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Ajax Ditahan PEC, Pundit Belanda Kritik Habis-habisan Maarten Paes dan Jordi Cruyff
-
Prediksi Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026