- Ben White berpeluang pindah ke Liverpool pada Januari 2026 karena peran bek Arsenal tersebut mulai tergerus oleh cedera dan persaingan pemain lain.
- Liverpool membutuhkan bek serbabisa karena Ibrahima Konaté dan Joe Gomez berpotensi hengkang, serta mencari alternatif bek kanan ideal.
- Mantan gelandang Danny Murphy menilai White akan memaksakan transfer jika Liverpool menunjukkan minat serius, meski Arsenal mungkin enggan menjual kepada rival.
Suara.com - Masa depan Ben White di Arsenal kembali menjadi sorotan di bursa transfer Januari 2026.
Bek timnas Inggris bernilai £50 juta itu disebut berpeluang memaksa pindah ke Liverpool jika The Reds serius ingin memperkuat lini belakang mereka pada paruh musim ini.
Pernyataan tersebut disampaikan mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy, yang menilai Ben White akan meloncat tanpa ragu jika mendapat kesempatan bergabung dengan Anfield.
Meski menjadi bagian penting dalam proyek kebangkitan Arsenal di bawah Mikel Arteta, peran White dalam 18 bulan terakhir mulai tergerus.
Cedera lutut serius yang sempat dialami Ben White, ditambah performa impresif Jurrien Timber, membuatnya kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler, terutama di posisi bek kanan yang sebelumnya menjadi miliknya.
Di posisi bek tengah, persaingan bahkan semakin ketat setelah kedatangan Piero Hincapie dan Cristhian Mosquera pada bursa transfer musim panas.
Situasi tersebut membuat White kerap hanya menjadi pemain pelapis, meski kontraknya di Emirates Stadium masih berlaku hingga 2028.
Namun, dengan ambisi pribadi dan statusnya sebagai pemain berpengalaman Premier League, masa depan jangka panjangnya di Arsenal mulai dipertanyakan.
Di sisi lain, Liverpool dipastikan akan melakukan perombakan di lini pertahanan. Kontrak Ibrahima Konaté mendekati masa akhir dan bek asal Prancis itu diprediksi hengkang secara gratis.
Baca Juga: Jelang Duel Panas Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Dipaksa Putar Otak
Joe Gomez juga disebut-sebut bakal meninggalkan klub, sementara The Reds dinilai belum sepenuhnya menemukan pengganti ideal untuk Trent Alexander-Arnold.
Jeremie Frimpong lebih cocok bermain ofensif, sedangkan Conor Bradley kerap terganggu masalah kebugaran.
Kondisi ini membuat Liverpool membutuhkan bek serbabisa, dan Ben White dianggap sebagai profil yang sesuai.
Secara kualitas, White dinilai memenuhi banyak kriteria. Usianya 28 tahun, sarat pengalaman, bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan, serta sudah terbukti di level tertinggi.
Namun, riwayat cedera dalam dua musim terakhir menjadi catatan penting.
Dalam 24 jam terakhir, Ben White juga dikaitkan dengan Everton.
Namun menurut Danny Murphy, jika Liverpool masuk dalam perburuan, sang pemain kemungkinan besar akan mendorong terjadinya transfer.
“Ben White ke Liverpool masuk akal, tapi Arsenal mungkin enggan menjual ke rival langsung,” ujar Murphy kepada BoyleSports.
“Namun semuanya tergantung seberapa besar keinginan sang pemain. Jika Liverpool tertarik, saya tak melihat alasan mengapa Ben White tidak mencoba memaksakan kepindahan.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen