- Pelatih Napoli, Antonio Conte, didenda €15.000 dan larangan dua laga Serie A akibat kartu merah Inter, Minggu (11/1).
- Conte mendapat sanksi karena luapan emosi menendang bola dan berteriak ke ofisial pada laga tandang di Stadion Giuseppe Meazza.
- Akibat keputusan Lega Serie A, Conte absen mendampingi Napoli saat melawan Parma dan Sassuolo di dua pertandingan Serie A.
Suara.com - Pelatih Napoli, Antonio Conte, resmi dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim selama dua pertandingan Serie A serta denda sebesar €15.000 atau setara Rp250 juta etelah menerima kartu merah dalam laga tandang melawan Inter Milan, Minggu (11/1).
Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Lega Serie A melalui pernyataan resmi.
Akibat sanksi ini, Conte dipastikan tidak akan berada di pinggir lapangan saat Napoli menghadapi Parma dan Sassuolo pada dua laga berikutnya.
Insiden yang berujung kartu merah terjadi pada babak kedua pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza.
Conte kehilangan kendali emosi setelah Inter mendapatkan hadiah penalti usai tinjauan VAR.
Pelatih asal Italia itu menendang bola dari area teknis, yang langsung membuat wasit mengusirnya dari lapangan.
Tak berhenti sampai di situ, Conte juga melempar botol ke tanah dan meluapkan kemarahannya dengan berteriak ke arah ofisial keempat sebelum akhirnya meninggalkan lapangan menuju lorong stadion.
Napoli sendiri dijadwalkan kembali bertanding dalam laga tunda pekan ke-16 Serie A melawan Parma di Stadion Diego Armando Maradona, sebelum menjamu Sassuolo pada akhir pekan berikutnya.
Kedua laga tersebut akan dijalani tanpa kehadiran Conte di bench.
Baca Juga: Hakan Calhanoglu Absen Lawan Arsenal: Arteta Semringah, Chivu Cemberut
Pada pekan Serie A yang sama, dua pelatih lain yakni Paolo Vanoli (Fiorentina) dan Davide Nicola (Cremonese) juga menerima kartu merah. Namun, keduanya hanya dijatuhi hukuman larangan satu pertandingan.
Sementara itu, sanksi terberat diberikan kepada bek Lecce Enilive Gaspar yang mendapat larangan tiga laga, disusul Nicolò Cambiaghi (Bologna) yang absen dua pertandingan karena tindakan kekerasan.
Sejumlah pemain lain yang harus menjalani skorsing satu laga antara lain Juan Jesus (Napoli), Lameck Banda (Lecce), Antonio Caracciolo (Pisa), Giuseppe Pezzella (Cremonese), Ylber Ramadani (Lecce), dan Nicolò Zaniolo (Udinese).
Kontributor: M. Faqih
Berita Terkait
-
Hakan Calhanoglu Absen Lawan Arsenal: Arteta Semringah, Chivu Cemberut
-
Kronologis Amukan Antonio Conte, Tendang Botol Minum, Teriak-teriak hingga Semprot Wasit
-
Alessandro Bastoni Bongkar Kesalahan Inter Usai Ditahan Napoli: Kami Seharusnya Bisa Menang!
-
Scott McTominay Puji Mental Baja Napoli, Sindir Inter Milan Usai Hasil Imbang
-
Inter Milan Ditahan Imban Napoli, Chivu Sebut Perebutan Scudetto Bakal Panas hingga Akhir Musim
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!