-
Aleksandar Dimitrov mantan asisten timnas resmi melatih Bulgaria untuk lawan Indonesia tahun 2026.
-
Turnamen FIFA Series 2026 berlangsung di Jakarta pada tanggal 23 sampai 31 Maret.
-
Indonesia akan bertanding melawan Bulgaria dan tim Saint Kitts dan Nevis di Jakarta.
Suara.com - Ajang internasional FIFA Series 2026 akan menjadi panggung pertemuan emosional bagi para pelaku sepak bola.
John Herdman yang kini menahkodai skuad Garuda bakal menjajal kekuatan strategi dari tim Eropa.
Satu nama yang mencuri perhatian publik adalah kehadiran juru taktik berkebangsaan Bulgaria di Jakarta.
Aleksandar Kirilov Dimitrov dipastikan mengawal tim nasional negaranya untuk bertandang ke markas Indonesia.
Kehadiran pria ini membangkitkan ingatan kolektif bagi para pecinta sepak bola nasional era lampau.
Dimitrov bukanlah sosok yang asing dengan atmosfer lapangan hijau di wilayah kedaulatan Indonesia.
Jauh sebelum menjabat posisi saat ini, ia merupakan figur kunci di balik layar timnas Indonesia.
Tepat pada tahun 2007 silam, Dimitrov tercatat menduduki jabatan sebagai asisten pelatih nasional.
Kala itu ia berperan sangat krusial dalam membantu kinerja pelatih utama yakni Ivan Kolev.
Baca Juga: Dibawa John Herdman, Cesar Meylan Pegang Peran Kunci di Timnas Indonesia?
Publik mengenal sosoknya sebagai kolaborator setia Kolev dalam meramu skema permainan yang kompetitif.
Hubungan profesional antara Dimitrov dan Ivan Kolev tidak hanya terbatas pada level negara.
Kedua pelatih asal Bulgaria ini juga pernah menukangi klub besar di kompetisi domestik.
Mereka tercatat pernah bekerja sama membangun kekuatan tim Persipura Jayapura di masa lalu.
Pengalaman mendalam tersebut membuatnya sangat memahami karakteristik serta tipikal pemain lokal Indonesia.
Kini transisi karirnya telah mencapai puncak dengan dipercaya sebagai nakhoda utama tim nasional Bulgaria.
Dimitrov secara resmi mulai memegang kendali kepelatihan Bulgaria sejak bulan September tahun 2025.
Perjalanan awalnya bersama tim berjuluk The Lions tersebut terbilang cukup terjal dan menantang.
Data statistik menunjukkan Bulgaria menelan tiga kali hasil negatif dari total empat laga perdana.
Meski performa tim sedang fluktuatif, mereka tetap diprediksi akan menyulitkan langkah skuad John Herdman.
Reputasi sepak bola Eropa tetap menjadi tolok ukur kekuatan yang wajib diwaspadai Indonesia.
Informasi mengenai kehadiran Bulgaria pertama kali disebarkan oleh media lokal mereka yang bernama Fakti.
Fakti memberitakan bahwa skuad nasional mereka akan terbang menuju Indonesia untuk mengikuti turnamen ini.
Turnamen edisi kedua dari FIFA Series ini dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan Maret 2026.
Secara spesifik agenda pertandingan internasional tersebut akan digelar mulai tanggal 23 sampai 31.
Momen ini menjadi ajang bagi Dimitrov untuk merasakan kembali keramahan publik sepak bola Jakarta.
Selain menghadapi tantangan dari tim Eropa, Indonesia juga telah mengunci satu lawan lainnya.
Negara dari zona CONCACAF yakni Saint Kitts dan Nevis telah mengonfirmasi kehadiran mereka lebih awal.
Partisipasi negara kepulauan tersebut menambah keberagaman gaya bermain yang akan dihadapi oleh Indonesia.
Saat ini federasi masih merahasiakan satu nama tim terakhir yang akan melengkapi kuota turnamen.
Publik menanti pengumuman resmi mengenai lawan pamungkas yang akan berlaga di stadion utama nanti.
Tahun 2026 menjadi momentum besar bagi FIFA dalam memperluas jangkauan kompetisi persahabatan antarbenua ini.
Tercatat ada sembilan negara berbeda yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara di seluruh dunia.
Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menggelar salah satu seri pertandingan bergengsi tersebut di Jakarta.
Laga-laga ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kompetisi negara-negara dari konfederasi yang berbeda secara adil.
Dimitrov dan skuadnya akan menjadi bagian dari sejarah perkembangan sepak bola modern di tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Walid Regragui Bangga Maroko ke Final Piala Afrika 2025, Apresiasi Dukungan Suporter
-
Persib Bandung Minim Kebobolan, Bojan Hodak: Pertahanan Berjalan dengan Baik
-
Adu Mahal Harga Pasar Timnas Indonesia vs Bulgaria yang Bakal Bentrok di FIFA Series 2026
-
Sadio Mane Ungkap Kunci Keberhasilan Senegal Melaju ke Final Piala Afrika 2025
-
Direkrut Persik Kediri, Begini Statistik Eks Arsenal dan Barcelona Jon Toral
-
Bisa Bikin John Herdman Full Senyum, Begini Statistik Emil Audero di Setengah Musim Serie A Italia
-
Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2026: Penentuan Timnas Indonesia di Grup Neraka
-
Serie A 2025/2026 Sudah Setengah Musim, Begini Statistik Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
-
Inter Milan Juara Parah Musim, Begini Posisi Klasemen Serie A dan Top Skor Sementara
-
Sadio Mane Bikin Mohamed Salah Pulang ke Anfield dengan Cemberut