- Menkeu Purbaya prediksi ekonomi 2026 tumbuh 6%, industri media dipastikan bakal cerah.
- Belanja iklan diprediksi melonjak seiring ketatnya kompetisi bisnis di pasar domestik.
- Saham emiten media (VIVA, DIGI, TMPO) serempak menguat merespons sentimen positif Menkeu.
Suara.com - Optimisme baru menyelimuti industri media tanah air di awal tahun 2026. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memproyeksikan masa depan sektor penyiaran dan digital akan kembali "cerah" seiring dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang ambisius di level 6%.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara ‘Semangat Awal Tahun 2026’ di Jakarta (14/1/2026).
Menurut Purbaya, perbaikan ekonomi akan berbanding lurus dengan geliat belanja iklan. "Ketika ekonomi bertumbuh 6% atau lebih, demand akan kencang. Kompetisi meningkat, dan perusahaan akan membutuhkan advertisement (iklan) lebih besar," ungkapnya.
Untuk mengejar target tersebut, Menkeu menegaskan akan mengawal ketat realisasi belanja Pemerintah di level Kementerian dan Lembaga (K/L). Purbaya mengaku siap turun tangan langsung guna memastikan penyerapan anggaran tidak lagi melambat.
"Kementerian yang belanjanya pelan, akan saya 'sikut' sedikit biar kerja," tegas Purbaya. Koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter diharapkan menjadi kunci utama dalam mendorong daya beli dan aktivitas bisnis nasional tahun ini.
Sentimen positif ini langsung direspons cepat oleh para investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Sektor media menjadi salah satu primadona yang bergerak atraktif:
- PT Visi Media Asia Tbk (VIVA): Menjadi bintang dengan kenaikan tajam 9,09% ke level Rp84.
- PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI): Menguat 1,85% ke posisi Rp55.
- PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO): Ikut terkerek naik ke level Rp175 per lembar saham.
Akumulasi saham oleh investor ini menunjukkan kepercayaan pasar bahwa peningkatan PDB akan memicu recovery pendapatan emiten media melalui aliran dana iklan yang lebih masif dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai
-
ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Sektor Retail dan Marketplace Jadi Andalan
-
Panduan Cara Ganti Kartu Debit ATM BRI, BNI, dan Mandiri Kedaluwarsa
-
Biaya Perpanjang Pajak Motor Online, Udpate Tahun 2026
-
Harga Emas dan Perak Cetak Rekor Tertinggi Berturut-turut, Catat Sejarah Baru
-
Rupiah Masih Menguat, Dolar AS Lesu ke Level Rp16.862