-
AC Milan raih kemenangan 1-3 atas Como berkat strategi perubahan formasi Massimiliano Allegri.
-
Allegri mengganti taktik tiga kali demi mengimbangi permainan agresif dan serangan balik Como.
-
Kemenangan ini menjadi modal penting AC Milan sebelum menjamu Lecce di San Siro.
Suara.com - Pertarungan sengit terjadi saat AC Milan menyambangi markas Como pada laga pekan ke-20 Serie A musim 2025/2026.
Laga yang berlangsung dini hari tadi menjadi panggung pembuktian kecerdasan strategi sang juru taktik Rossoneri.
Meski sempat berada dalam posisi sulit, tim tamu berhasil membalikkan keadaan dengan skor akhir yang cukup meyakinkan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari keberanian manajemen teknis dalam merombak susunan pemain di tengah jalannya laga.
Massimiliano Allegri secara terbuka membeberkan alasan di balik keputusan berisiko yang ia ambil selama pertandingan berlangsung.
Awalnya pelatih kawakan ini menurunkan skema klasik empat gelandang sejajar untuk mendominasi lini tengah lawan.
Strategi tersebut kemudian bergeser menjadi pola menyerang tiga striker guna mendobrak pertahanan rapat tim tuan rumah.
Ketajaman analisis pelatih terlihat ketika ia kembali menyesuaikan formasi menjadi tiga bek saat tim sudah unggul.
Fleksibilitas taktis ini memaksa Como harus tunduk meski sempat memberikan perlawanan yang sangat luar biasa hebat.
Baca Juga: Cesc Fabregas Akui Keunggulan AC Milan Setelah Skuad Massimiliano Allegri Menang Telak atas Como
Langkah berani Allegri membuahkan hasil manis dengan membawa pulang tiga poin penting dari laga tandang tersebut.
"Kami mengawali laga dengan mengandalkan empat gelandang untuk mengontrol penguasaan bola, di mana kami ingin ada lebih banyak pengumpan. Namun kami tidak menyatu usai kebobolan, dan kami kerap dibuat kesulitan oleh umpan-umpan terobosan mereka dan serangan-serangan balik mereka, dan Maignan benar-benar menyelamatkan kami," buka Allegri.
Komentar tersebut menggambarkan betapa sulitnya tekanan yang diberikan oleh tim kuda hitam Como di awal laga.
Kehadiran penjaga gawang andalan di bawah mistar menjadi faktor kunci bagi Milan untuk tetap bertahan hidup.
Meski sempat tertinggal satu gol, semangat juang para pemain Milan tidak luntur sedikitpun di lapangan hijau.
Respons cepat tim setelah kebobolan menjadi titik balik yang mengubah alur pertandingan secara keseluruhan malam itu.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Statistik Gila Penggawa Timnas Indonesia di Italia, Jay Idzes dan Emil Audero Susah Digeser
-
John Herdman Terancam Tanpa Striker Rp1,3 Miliar di FIFA Series 2026
-
Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
-
Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Kevin Diks Jadi Pemain Asia Paling Produktif Cetak Gol di Bundesliga Jerman