-
Miliano Jonathans resmi dipinjamkan ke Excelsior Rotterdam dari FC Utrecht selama setengah musim.
-
Kedatangan pemain Timnas Indonesia ini bertujuan untuk mempertajam lini serang Excelsior yang tumpul.
-
Proses negosiasi transfer Miliano telah berlangsung sejak Desember 2025 demi menambah jam terbang.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Belanda saat Excelsior Rotterdam meresmikan kedatangan amunisi baru.
Winger berbakat milik Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, kini resmi berganti seragam untuk paruh kedua musim 2025/2026.
Pemain yang memiliki darah Indonesia ini didatangkan dari FC Utrecht dengan status sebagai pemain pinjaman.
Klub yang bermarkas di Rotterdam tersebut memperkenalkan sang pemain melalui kanal media sosial resmi mereka baru-baru ini.
"Pangeran Depok telah tiba," tulis Excelsior Rotterdam dalam akun Instagramnya, @excelsiorrdam, Jumat (16/1/2026).
Keputusan manajemen untuk memboyong Miliano bertujuan untuk memberikan variasi serangan yang lebih segar bagi tim.
Klub berjuluk The Kralingers ini memang sedang berupaya keras memperbaiki catatan gol mereka yang tergolong rendah.
Miliano diproyeksikan mengisi pos penyerangan selama enam bulan ke depan untuk memberikan dampak instan di lapangan.
Pihak manajemen meyakini bahwa karakter bermain pemuda berusia 21 tahun ini sangat ideal bagi kebutuhan taktis pelatih.
Baca Juga: Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
"Kami senang Miliano datang ke Kralingen untuk enam bulan ke depan. Dia memiliki kaki kiri yang bagus dan sangat cocok dengan gaya permainan kami," ujar Direktur Teknik Excelsior Rotterdam, Niels van Duinen, dinukil dari laman klub.
Keunggulan teknis Miliano dalam mengolah si kulit bundar menjadi daya tarik utama bagi tim peminatnya tersebut.
Ia dikenal memiliki kemampuan dribel yang mumpuni serta visi bermain yang cukup tajam untuk membongkar pertahanan lawan.
Kehadiran pemain kidal ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak peluang berbahaya di area kotak penalti musuh.
Selain itu, bergabungnya Miliano diyakini akan memicu persaingan sehat di antara para penyerang sayap yang sudah ada.
"Dia punya kualitas untuk menciptakan peluang dan memberi kami nilai tambah saat menguasai bola. Selain itu, kehadirannya meningkatkan persaingan dan kualitas di lini depan kami," jelasnya.
Langkah kepindahan ini juga menjadi misi penyelamatan bagi karier sang pemain yang sempat meredup di klub sebelumnya.
Selama berseragam FC Utrecht, Miliano memang kesulitan menembus skuat utama secara reguler dan lebih banyak duduk di bangku cadangan.
Data menunjukkan bahwa dirinya baru mengumpulkan 781 menit durasi bermain dari total 24 pertandingan yang ia jalani.
Dari sekian banyak penampilan tersebut, kontribusinya terbatas pada satu assist tanpa berhasil menyarangkan gol ke gawang lawan.
Minimnya kesempatan bermain membuat potensi besarnya belum terasah maksimal sejak ia pindah dari Vitesse Arnhem setahun silam.
Akibat ketatnya persaingan di tim utama Utrecht, ia lebih sering diturunkan untuk memperkuat tim satelit, Jong Utrecht.
Di kasta kedua sepak bola Belanda, Miliano tercatat hanya mendapatkan kesempatan tampil dalam tujuh pertandingan resmi saja.
Selama periode tersebut, ia hanya mampu mengoleksi satu gol sebelum akhirnya manajemen memutuskan untuk meminjamkannya ke klub lain.
Kepindahan ke Excelsior pun dipandang sebagai jalan keluar terbaik agar sang pemain bisa mengembalikan ritme kompetitifnya.
Diharapkan mentalitas dan kepercayaan diri Miliano akan bangkit kembali setelah mendapatkan menit bermain yang lebih menjanjikan.
Ternyata usaha Excelsior Rotterdam untuk mendapatkan tanda tangan Miliano tidak terjadi dalam waktu yang singkat atau mendadak.
Direktur Teknik klub mengungkapkan bahwa mereka sudah memantau situasi sang pemain sejak sebelum libur Natal 2025 lalu.
Proses komunikasi intensif terus dilakukan dengan manajemen FC Utrecht untuk memastikan kesepakatan peminjaman ini berjalan lancar.
Sabar menjadi kunci utama bagi Excelsior dalam menghadapi dinamika transfer yang sempat berjalan alot selama beberapa pekan terakhir.
"Kami pertama kali berbicara sebelum Natal dan tahu kami harus bersabar. Selama beberapa minggu terakhir, kami menjaga kontak harian dengan Miliano dan FC Utrecht untuk mewujudkan hal ini," tutur Niels van Duinen.
Kesuksesan transfer ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh kedua belah pihak yang terlibat dalam negosiasi panjang tersebut.
Excelsior berharap kontribusi Miliano dapat membantu posisi klub di klasemen sementara Eredivisie agar tetap berada di jalur aman.
Miliano sendiri kini memiliki waktu enam bulan untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi liga.
Pemain sayap ini segera bergabung dalam sesi latihan tim untuk beradaptasi dengan rekan-rekan barunya di lingkungan Kralingen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
3 Negara Antre Lawan Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni 2026, Erick Thohir Segera Kontrak Resmi