- Real Madrid menghadapi krisis usai kekalahan Super Spanyol, pemecatan Alonso, dan tersingkir Copa del Rey.
- Pelatih baru Álvaro Arbeloa meminta dukungan penuh publik Santiago Bernabéu menjelang laga kontra Levante.
- Arbeloa menekankan pentingnya karakter tim, kepribadian, serta mentransmisikan energi positif dari pemain ke suporter.
Suara.com - Real Madrid tengah berada dalam salah satu periode tersulitnya musim ini.
Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, pemecatan Xabi Alonso, hingga tersingkir secara mengejutkan dari Copa del Rey oleh Albacete membuat situasi di internal klub memanas.
Di tengah krisis tersebut, pelatih baru Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menyerukan satu hal penting: dukungan penuh dari publik Santiago Bernabeu.
Menjelang laga La Liga kontra Levante, Sabtu (16/1/2026) pukul 14.00 waktu setempat, Arbeloa secara terbuka meminta madridista untuk kembali berdiri di belakang tim.
“Saya sangat menghormati opini Bernabéu. Saya paham suporter kecewa dan terluka. Tapi saya minta dukungan. Dalam 123 tahun sejarah Real Madrid, gelar selalu diraih ketika Bernabéu bersama para pemain,” ujar Arbeloa dilansir dari Cardena Ser.
Arbeloa menegaskan bahwa atmosfer stadion bisa menjadi senjata utama Madrid untuk bangkit. Ia ingin timnya tampil agresif sejak menit pertama, bermain tanpa ragu, dan mampu menyampaikan pesan jelas kepada publik: Real Madrid masih punya karakter.
“Kami harus keluar untuk menang sejak menit pertama. Yang terpenting, Bernabéu harus tahu apa yang kami inginkan,” tegasnya.
Arbeloa menekankan tiga nilai utama yang ingin ia tanamkan: karakter, kepribadian, dan kemampuan mentransmisikan energi ke tribun.
Meski baru sepekan menangani tim utama, Arbeloa tidak lari dari tanggung jawab atas kegagalan di Copa del Rey. Ia bahkan menegaskan tidak takut pada kegagalan.
Baca Juga: Beda Jauh Antara Hansi Flick dengan Alvaro Arbeloa Usai Hasil Beda di Copa del Rey
“Saya sudah gagal berkali-kali. Saya tidak sampai di sini lewat kesuksesan terus-menerus. Justru kegagalan membuat saya berkembang,” ucapnya.
Arbeloa mengungkapkan pesan yang ia sampaikan kepada pemain usai tersingkir dari Copa del Rey. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat akhirnya memenangkan Liga Champions pertamanya bersama Madrid.
“Di Real Madrid, masa lalu tidak ada. Tidak saat Anda juara Eropa, dan juga tidak saat Anda tersingkir dari Albacete,” katanya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Beda Jauh Antara Hansi Flick dengan Alvaro Arbeloa Usai Hasil Beda di Copa del Rey
-
Hansi Flick Puji Perlawanan Sengit Racing Santander Usai Barcelona Menang 2 Gol di Copa Del Rey
-
Alvaro Arbeloa Sebut Vinicius Junior Layaknya Kapten Usai Real Madrid Dipermalukan Tim Divisi Kedua
-
Hasil Copa del Rey: Barcelona Melaju ke Perempat Final Usai Bekuk Racing Santander 2 Gol Tanpa Balas
-
Real Madrid Kalah Memalukan, Vinicius Junior Jadi Korban Serangan Rasial
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG