- Inter Milan menang 1-0 di laga sulit berkat disiplin bertahan dan adaptasi taktik.
- Chivu menilai fleksibilitas pemain sebagai kunci utama di era barunya.
- Analisis video dan keterbatasan latihan justru mempercepat proses adaptasi tim.
Suara.com - Inter Milan kembali menunjukkan kematangan di era baru di bawah asuhan Cristian Chivu. Meski hanya menang tipis 1-0 atas Udinese pada lanjutan Serie A di Stadion Friuli.
Gol cepat Lautaro Martinez di awal laga, memanfaatkan assist Francesco Pio Esposito, menjadi pembeda sekaligus memastikan Nerazzurri membalas kekalahan 1-2 dari Udinese di San Siro pada Agustus lalu.
Chivu mengakui laga berjalan sulit, terutama di menit-menit akhir ketika Udinese terus menekan. Namun, Inter mampu bertahan disiplin dan mencatatkan clean sheet.
“Saya punya empat penyerang yang bekerja sangat baik bersama. Mereka saling melengkapi dan selalu mengutamakan kepentingan tim,” ujar Chivu kepada DAZN Italia.
Dalam pertandingan tersebut, Chivu bahkan sempat menempatkan Manuel Akanji sebagai gelandang bertahan darurat untuk menambah kekuatan fisik saat Udinese banyak mengirim bola panjang ke kotak penalti.
“Itu bisa menjadi solusi ketika kami tertekan. Akanji memberi kami fisik untuk melindungi area kotak penalti,” jelasnya.
Menurut Chivu, kekuatan Inter saat ini terletak pada fleksibilitas taktik dan kesediaan pemain menjalankan peran berbeda, baik saat melakukan pressing tinggi maupun bertahan lebih dalam.
“Tidak mudah bagi sebuah tim untuk mengubah kebiasaan lama. Kami mengambil risiko dengan garis pertahanan tinggi, tapi semua itu bagian dari proses,” katanya.
Chivu juga memuji perkembangan Yann Bisseck yang dinilai mulai memahami perannya dengan lebih baik di lini belakang.
Baca Juga: Inter Milan Juara Parah Musim, Begini Posisi Klasemen Serie A dan Top Skor Sementara
Pelatih asal Rumania itu menegaskan bahwa keterbatasan waktu latihan membuat Inter banyak belajar melalui analisis video. Namun, respons pemain sangat positif.
“Jika kami sering berada di ruang video, itu karena waktu latihan terbatas. Tapi keinginan belajar dari tim ini sungguh luar biasa,” tegas Chivu.
“Saya memberi apresiasi kepada semua pemain karena mereka terbuka dan mau menerapkan ide-ide kami di lapangan.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar