- AC Milan berhasil mengalahkan Como 1907 dengan skor 3-1 setelah bangkit dari ketertinggalan pada Kamis malam waktu setempat.
- Adrien Rabiot mencetak dua gol dan Mike Maignan melakukan penyelamatan krusial, menyoroti mentalitas kuat tim Rossoneri.
- Kemenangan ini membawa AC Milan mendekati Inter Milan di puncak klasemen sementara Serie A.
Suara.com - Adrien Rabiot dan Mike Maignan kompak memuji mentalitas kuat AC Milan setelah Rossoneri berhasil bangkit dari ketertinggalan dan menaklukkan Como 1907 dengan skor 3-1 pada lanjutan Serie A, Kamis (15/1/2026) malam waktu setempat.
Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Milan sempat mengalami awal buruk setelah kebobolan lebih dulu melalui sundulan Marc-Oliver Kempf.
Namun, tim asuhan Max Allegri menunjukkan karakter juara dengan membalikkan keadaan lewat gol penalti Christopher Nkunku jelang turun minum, disusul dua gol Adrien Rabiot di babak kedua.
Kemenangan ini semakin spesial karena Milan tampil di bawah tekanan, dengan Mike Maignan tampil gemilang berkat sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga asa comeback Rossoneri tetap hidup.
Adrien Rabiot, yang terpilih sebagai Man of the Match, menegaskan bahwa kemenangan di Como adalah hasil kerja kolektif dan mentalitas tim yang kuat.
“Ini kemenangan tim. Kami menunjukkan mentalitas kami. Di babak pertama kami banyak menderita, tapi saat jeda kami berbicara dan kembali dengan sikap yang berbeda. Semua pemain berjuang demi tiga poin,” ujar Rabiot kepada DAZN Italia.
Gelandang asal Prancis itu juga mengungkapkan bahwa salah satu golnya berasal dari skema yang telah dilatih sebelumnya.
“Benar, kami melatih situasi itu di latihan. Saya tidak sering mencetak gol seperti itu, jadi saya sangat senang. Yang terpenting, kami tidak pernah menyerah, termasuk para pemain muda. Meski tertinggal, kami tetap percaya,” tambahnya.
Di sisi lain, Mike Maignan juga menilai laga ini sebagai malam penting bagi Milan.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Adrien Rabiot Cetak Brace Bawa AC Milan Tundukkan Como Skor 3-1
Kiper timnas Prancis itu menjadi sosok kunci dengan beberapa penyelamatan spektakuler, termasuk yang ia sebut sebagai yang tersulit dari tendangan Da Cunha.
“Kami tahu bermain di sini tidak mudah. Kami sempat memulai laga dengan lambat, tapi kami tetap kompak sebagai tim. Kami mencetak gol saat ada peluang dan bertahan dengan baik,” kata Maignan.
Maignan juga memberikan pujian khusus kepada Rabiot, bukan hanya soal gol, tetapi kontribusinya secara keseluruhan.
“Dia mencetak dua gol, memenangkan penalti, tapi yang lebih penting adalah kerja kerasnya untuk tim,” ujarnya.
Kemenangan ini membuat AC Milan kini hanya terpaut tiga poin dari Inter Milan di puncak klasemen Serie A.
Rossoneri juga mulai menjauh dari para pesaingnya, dengan Napoli tertinggal tiga poin, sementara Juventus dan AS Roma berada satu tingkat di bawah Napoli.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Piala Dunia 2026 Dijaga Super Ketat, Polisi New Jersey Larang Suporter Jalan Kaki
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun dengan Liverpool, Boyong Jajaran Staf Pelatihnya
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026