-
Pascal Struijk menolak naturalisasi Indonesia karena tetap memprioritaskan impian membela tim nasional Belanda.
-
Bek Leeds United ini sedang fokus penuh menyelamatkan klubnya dari ancaman degradasi Liga Inggris.
-
Struijk mengapresiasi dukungan luar biasa fans Indonesia namun memilih fokus pada performa individu lapangan.
Suara.com - Bintang pertahanan Leeds United Pascal Struijk akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi naturalisasi dirinya ke Indonesia.
Pemain yang lahir pada Agustus 1999 ini menjadi sorotan setelah munculnya nama John Herdman di PSSI.
Meski memiliki darah keturunan Indonesia namun sang pemain belum menunjukkan niat untuk berganti kewarganegaraan olahraga.
Prioritas utama bek jangkung ini adalah menembus persaingan ketat di dalam skuad nasional Belanda senior.
Hingga detik ini perjuangan Struijk memang masih tertuju pada panggilan resmi dari pelatih tim Oranje.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa jutaan pasang mata penggemar sepak bola di tanah air sangat mendambakannya.
Interaksi di media sosial miliknya seringkali dipenuhi oleh permintaan netizen agar ia segera bergabung ke Garuda.
Pascal menganggap fenomena ketertarikan publik Indonesia tersebut sebagai sesuatu yang sangat unik sekaligus sangat menghibur.
"Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana," kata Struijk dilansir dari ESPN Belanda.
Baca Juga: Detik-detik Kevin Diks Alami Benturan di Kepala, Bikin Seisi Stadion Mendadak Hening
"Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Semua penggemar yang berkomentar di bawah unggahan Instagram saya, itu cukup lucu," kata Struijk.
Di luar urusan internasional ia sedang memusatkan seluruh energinya untuk membawa Leeds United keluar dari krisis.
Kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris menuntut fokus penuh demi menjaga posisi klub agar tidak terdegradasi musim ini.
Target pribadinya adalah memberikan performa maksimal pada setiap pertandingan sisa yang dijalani oleh skuad The Whites.
Struijk ingin mengakhiri musim dengan posisi klasemen yang seideal mungkin bagi tim yang bermarkas di Elland Road.
Urusan perpindahan kewarganegaraan dianggap bukan sebagai agenda yang mendesak bagi karir profesionalnya saat ini di Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven
-
Tiga Tahun Setelah Duel Panas di GBK, Alejandro Garnacho Diam-Diam Unfollow Asnawi Mangkualam
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan
-
Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Paul Scholes Semprot Carrick Usai MU Tumbang dari Newcastle: 4 Laga Main Buruk!