-
Anthony Hudson merasa lega Thailand terhindar dari grup yang sama dengan Timnas Indonesia.
-
John Herdman dianggap sebagai pelatih kompetitif yang membuat kekuatan Indonesia semakin menakutkan bagi lawan.
-
Timnas Indonesia berambisi meraih gelar juara perdana setelah enam kali gagal di final.
Suara.com - Pelatih Thailand, Anthony Hudson mengakui timnya beruntung tidak segrup dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 yang kini diasuh John Herdman. Menurutnya, juru formasi asal Inggris itu ganas.
Undian Piala AFF 2026 sudah ditentukan. Memang, Timnas Indonesia dan Thailand tidak dalam satu grup yang sama.
Thailand tergabung di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Sedangkan Timnas Indonesia ada di grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang play-off antara Timor Leste vs Brunei Darussalam.
Bagi Anthony Hudson grup yang diisi Thailand saat ini lebih baik ketimbang lainnya. Terlebih, ada Timnas Indonesia di Grup A yang diasuh John Herdman.
Hudson mengungkapkan dirinya telah lama mengenal Herdman sejak keduanya meniti karier di kawasan Amerika dan Oseania.
Saat Hudson menangani Timnas Selandia Baru pada periode 2014–2017, Herdman berada di lingkungan sepakbola negara tersebut sebagai pelatih tim nasional putri.
Relasi profesional mereka berlanjut di Amerika Utara. Hudson menjadi bagian dari staf kepelatihan Timnas Amerika Serikat pada 2020–2023, sementara di waktu yang hampir bersamaan Herdman memimpin Timnas Kanada.
Keduanya juga sama-sama pernah mencicipi atmosfer Major League Soccer (MLS).
Baca Juga: Orang Dalam Persija Buka Suara Kabar Ivar Jenner Selangkah Lagi Bergabung
“Saya sudah cukup lama mengenal John. Kami sering berada di lingkungan sepakbola yang sama di beberapa negara,” kata Hudson melalui keterangannya, Minggu (18/1/2026).
“Dia sosok yang baik dan pelatih yang sangat kompetitif. Jadi, saya senang kami berada di grup yang terpisah,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Hudson mengakui John Herdman harus bekerja keras di Grup A. Selain ada Vietnam, Singapura dan negara lain tidak boleh dianggap remeh.
“Indonesia berada di grup yang cukup rumit. Ada Vietnam, ada Singapura, dan beberapa tim lain yang tidak bisa diremehkan. Banyak pertandingan berat di sana,” pungkasnya.
Sekadar informasi, Timnas Indonesia belum pernah menjuarai Piala AFF. Padahal, skuad Garuda sudah enam kali berlaga di partai final.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan
-
Ditawari Rp2 Miliar untuk Pensiun Dini, Eks Bek Manchester United Melawan: Saya Benci Sir Alex
-
Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini
-
Perang AS-Israel vs Iran Berpotensi Meluas, Pakar Sebut Piala Dunia 2026 Pasti Ditunda
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
-
Curi Poin di JIS, Rivaldo Pakpahan Yakin Borneo FC Masih di Jalur Juara Super League
-
Harga Tiket Playoff Piala Dunia 2026 di Meksiko Anjlok Parah, Cuma Dibandrol Rp190 Ribu
-
Eligible Bela Timnas Tanpa Naturalisasi, Pemain Keturunan Rp 6,08 Miliar Dijagokan ke Raksasa Eropa
-
Nyanyi Lagu Kebangsaan Dituding Terpaksa, Aksi Manis Striker Iran Bikin Dunia Tersentuh
-
Walid Regragui Dilaporkan Mundur, Xavi Hernandez Tolak Latih Maroko di Piala Dunia 2026