- Persib Bandung memimpin klasemen sementara Liga Indonesia 2025/2026 setelah putaran pertama dengan 38 poin.
- Winger Saddil Ramdani sangat yakin timnya mampu meraih juara dan mencetak sejarah hattrick musim ini.
- Kepercayaan diri tim didukung adaptasi pemain baru yang cepat dan peran solid pelatih Bojan Hodak.
Suara.com - Kepercayaan diri tinggi tengah menyelimuti skuad Persib Bandung dalam perburuan gelar Liga Indonesia musim 2025/2026. Winger andalan Maung Bandung, Saddil Ramdani, tak ragu menyuarakan optimisme timnya untuk kembali mengangkat trofi dan mencatatkan sejarah hattrick juara.
Persib menutup putaran pertama Super League 2025/2026 dengan status pemuncak klasemen.
Torehan 38 poin membawa Maung Bandung unggul tipis atas Borneo FC Samarinda yang mengoleksi 37 poin, disusul Persija Jakarta dengan 35 poin dan Malut United FC yang mengemas 34 poin.
Capaian tersebut terasa istimewa mengingat Persib sempat memulai musim dengan performa yang belum stabil.
Posisi juara paruh musim menjadi modal besar bagi Persib untuk melangkah lebih jauh.
Peluang mempertahankan gelar untuk kali kedua pun terbuka lebar, seiring konsistensi permainan yang kian terjaga.
Saddil menegaskan keyakinannya terhadap arah dan program yang dijalankan tim di bawah arahan Bojan Hodak.
"Seratus persen, seratus persen saya yakin pada apa yang menjadi program pelatih, motivasi semua pemain," kata Saddil Ramdani kepada awak media.
"Dan kami berharap kami jauh lebih baik dari putaran pertama ke putaran kedua kami jauh lebih maksimal," tambahnya.
Baca Juga: Beckham Putra Dihubungi John Herdman, Ungkap Isi Pesannya
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Saddil menilai perkembangan Persib sepanjang musim ini berjalan positif, terutama dalam hal adaptasi.
Masuknya sejumlah pemain baru, baik lokal maupun asing, tak menjadi penghalang bagi tim untuk cepat menyatu dan membangun kekompakan di atas lapangan.
Peran Bojan Hodak juga disebut sangat krusial dalam menjaga soliditas tim. Pelatih asal Kroasia itu dinilai mampu menciptakan suasana kondusif, sekaligus mempertegas peran setiap pemain agar saling mendukung demi kepentingan bersama.
"Adaptasi karena memang banyak pemain baru juga semua. Terus, utamanya adalah pelatih juga yang mempertegas situasi."
"Kapten dan teman-teman yang lain, yang mungkin lebih banyak yang lebih senior. Jadi, secara keseluruhan saling memotivasi ke depannya bagaimana tim ini bisa menjadi lebih baik."
"Tentu itu adalah bagaimana cara pelatih kepada setiap pemain cara dia untuk tetap merangkul, membagi motivasi satu sama lain. Secara keseluruhan juga pemain saling menguatkan. Jadi, saya berharap momen-momen seperti itu kami sebagai tim bisa tetap menjaga satu sama lain," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone
-
Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis
-
Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026
-
Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi
-
Aura Tegang Warnai Latihan Terbuka Timnas Iran di Tijuana, Ada Apa?
-
Profil Julian Quinones, Pencetal Gol Pertama Piala Dunia 2026 Ternyata 'Raja' di Liga Arab Saudi
-
Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026, Wasit Omar Artan 'Ditampung' UEFA Pimpin Laga Super Cup
-
Siapa Sphephelo Sithole? Baru Main Bikin Malu Afrika Selatan karena Blunder 2 Kali
-
Drama 2 Kartu Merah di Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Afrika Selatan Sentil Wasit
-
Susunan Pemain Timnas Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Kental Nuansa Eredivisie