- Pelatih PSG, Luis Enrique, menghadapi dilema terkait potensi lolos langsung delapan besar Liga Champions 2025/2026.
- Format baru Liga Champions membuat Enrique khawatir bermain lebih sedikit memengaruhi ritme dan kepercayaan diri tim.
- PSG kini posisi ketiga klasemen liga dan harus memaksimalkan laga karena tersingkir dari Coupe de France.
Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) berada dalam situasi unik jelang fase krusial Liga Champions 2025/2026. Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui dirinya dilanda dilema terkait peluang finis di delapan besar klasemen fase liga.
Dalam format baru Liga Champions dengan 36 tim, delapan besar klasemen akan langsung lolos ke babak 16 besar tanpa harus melewati play-off.
Namun, bagi Luis Enrique, kondisi tersebut terasa kontradiktif dengan keinginannya agar PSG tetap bermain sebanyak mungkin demi menjaga ritme dan kepercayaan diri tim.
“Sejujurnya, penting bagi tim untuk menang dan meraih tiga poin, tetapi saya tidak yakin itu hal terbaik,” ujar Luis Enrique dilansir dari Beinsports.
“Jika kami finis di delapan besar, kami tidak akan bermain di play-off. Padahal, kami juga sudah kehilangan pertandingan Coupe de France. Ini terasa kontradiktif.”
Musim lalu, PSG nyaris gagal lolos fase gugur setelah finis di peringkat ke-15 klasemen fase liga.
Namun, secara mengejutkan, Les Parisiens justru melaju hingga akhirnya menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Musim ini, PSG tampil lebih stabil dan kini menempati posisi ketiga klasemen dengan dua laga tersisa.
Meski demikian, persaingan sangat ketat karena selisih poin antara posisi ketiga hingga kesembilan hanya dua angka. Situasi ini membuat setiap pertandingan menjadi krusial dalam perebutan tiket langsung ke babak 16 besar.
Baca Juga: Cristian Chivu Bongkar Strategi Inter untuk Jinakkan Tim Kuat seperti Arsenal
Terlepas dari posisi akhir nanti, PSG dipastikan akan memainkan lebih sedikit pertandingan dibanding musim lalu.
Hal itu menyusul kekalahan mengejutkan 0-1 dari Paris FC di babak 32 besar Coupe de France pekan lalu, yang memupus peluang mereka menambah jumlah laga kompetitif musim ini.
Luis Enrique menilai jadwal yang lebih ringan bisa berdampak negatif bagi timnya. Ia menekankan bahwa konsistensi bermain di level tertinggi justru penting untuk menjaga performa.
“Kami memasuki bagian terpenting musim ini. Para pemain yang cedera mulai kembali. Ini adalah waktu terbaik dalam musim, dan kami harus fokus,” katanya.
“Liga Champions adalah kompetisi terbaik bagi pemain dan tim.”
PSG akan menghadapi Sporting CP untuk pertama kalinya di kompetisi Eropa. Rekor tandang PSG ke Portugal sendiri kurang meyakinkan, dengan hanya satu kemenangan dari delapan laga tandang melawan tim Portugal di kompetisi Eropa utama (dua imbang, lima kalah).
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes