-
Piala AFF 2026 dimulai 24 Juli dengan Filipina sebagai ancaman utama tim raksasa.
-
Filipina tergabung di Grup B bersama Thailand dan Malaysia setelah drawing di Jakarta.
-
Keberhasilan regenerasi pemain muda Filipina menjadi modal kuat untuk meraih trofi juara ASEAN.
Kekuatan Filipina teruji saat mereka mampu menahan imbang Vietnam dengan skor 1-1 sebelumnya.
Bahkan Indonesia pernah merasakan pahitnya kekalahan 0-1 saat bertandang ke Solo menghadapi mereka.
Thailand pun sempat merasakan kehebatan Filipina saat dipaksa menyerah 1-2 di markas Manila.
Sejarah mencatat bahwa Filipina telah bertransformasi menjadi kekuatan yang sangat konsisten di wilayah ini.
Jauh sebelumnya pada tahun 2018, mereka juga berhasil menapakkan kaki hingga ke fase semifinal.
Kemenangan bersejarah 2-0 atas Vietnam di Hanoi pada 2010 masih diingat sebagai titik balik.
Kini dominasi Filipina tidak hanya terlihat pada level tim nasional senior mereka saja.
Keberhasilan Timnas Filipina U-23 menundukkan Indonesia di SEA Games 2025 menjadi bukti nyata regenerasi.
Perpaduan antara pemain senior berpengalaman dan talenta muda menjadi senjata rahasia yang mematikan.
Baca Juga: Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF
Kombinasi skuat yang solid membuat mereka menjadi lawan yang sangat sulit untuk ditaklukkan.
Kike Linares dan Bjorn Kristensen diprediksi akan menjadi pilar utama dalam menjaga keseimbangan tim.
Kepemimpinan mereka di lapangan hijau sangat dibutuhkan untuk membimbing para pemain muda bertalenta.
Pelatih Carles Cuadrat telah mempersiapkan taktik khusus untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup B.
Juru taktik tersebut meyakini bahwa anak asuhnya mampu memberikan hasil yang di luar ekspektasi.
Kesiapan fisik dan mental para pemain menjadi fokus utama menjelang turnamen dimulai Juli nanti.
Dukungan penuh dari federasi diharapkan mampu memotivasi tim untuk melangkah lebih jauh lagi.
Publik sepak bola Asia Tenggara kini menanti apakah kejutan baru akan tercipta tahun ini.
Filipina kini bukan sekadar tim pelengkap yang bisa dikalahkan dengan mudah oleh negara lain.
Ujian sesungguhnya bagi tim-tim unggulan adalah meredam agresivitas yang dimiliki oleh skuat The Azkals.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Beruntun vs Mozambik, John Herdman Fokus Benahi Celah Skuad Garuda
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
-
Bikin Heboh Bekasi, Eks Liverpool Daniel Sturridge Mendadak Muncul di Episode 4 Second Chance
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Mozambik, Justin Hubner Masih Jalani Latihan Terpisah
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Timnas Indonesia Bisa Naik Lagi di Ranking FIFA Jika Kalahkan Mozambik