-
Persik Kediri meminjamkan M Khanafi ke Borneo FC hingga akhir musim kompetisi 2025/2026.
-
Tiga pemain asing baru resmi bergabung untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan Persik.
-
Manajemen masih berburu striker asing berkualitas tinggi meski harus merogoh kocek lebih dalam.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer paruh musim mengenai perpindahan striker lokal milik tim Macan Putih, Persik Kediri.
Langkah strategis diambil manajemen klub asal Kediri tersebut untuk melepas salah satu penyerangnya ke sesama rival.
Tim kebanggaan warga Kediri ini secara resmi menyetujui kepindahan M Khanafi menuju skuad Pesut Etam.
Kesepakatan peminjaman pemain bernomor punggung tertentu ini akan berlangsung hingga tuntasnya kompetisi musim 2025/2026.
Keputusan melepas Khanafi bukanlah tanpa alasan melainkan melalui pemikiran mendalam dari jajaran pelatih dan manajemen.
Alasan Utama Peminjaman Khanafi
"Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan teknis, strategi tim, serta pengembangan diri M Khanafi sebagai seorang pemain," kata Manajer Tim Persik Kediri M Syahid Nur Ichsan di Kediri, Selasa.
Pihak manajemen menaruh harapan besar agar sang pemain bisa mengeksplorasi kemampuannya di lingkungan yang baru.
Langkah ini dipandang sebagai solusi terbaik agar kualitas sang pemain tidak mandek dan terus meningkat.
Baca Juga: Kepastian Layvin Kurzawa ke Persib Bandung, Tunggu Akhir Pekan Ini
"Dengan peminjaman ini, M Khanafi diharapkan dapat meningkatkan menit bermain, mengasah potensi serta bakatnya di level yang kompetitif," ujar dia.
Faktor kesempatan bermain di lapangan hijau menjadi poin krusial yang ingin dikejar melalui skema perpindahan ini.
Harapan Besar Manajemen Persik
Manajemen juga ingin melihat Khanafi kembali dengan mentalitas yang lebih kuat dan performa yang lebih tajam.
"Kami mendoakan yang terbaik. Semoga di masa peminjaman, Khanafi bisa tampil maksimal dan bisa makin berkembang," kata Syahid.
Rekam jejak Khanafi bersama Persik sebenarnya cukup menjanjikan sejak awal kedatangannya pada periode 2022/2023 lalu.
Pada tahun pertamanya membela panji Kediri, ia sukses membukukan empat gol hanya dari dua belas kali penampilan.
Grafis performanya sempat melonjak drastis pada musim kedua dengan koleksi tujuh gol dari total dua puluh tujuh laga.
Statistik Perjalanan Karier Khanafi
Catatan musim lalu pun tidak buruk karena ia masih mampu melesakkan tiga gol dalam dua puluh lima pertandingan.
Namun pada musim berjalan saat ini, jatah bermain Khanafi tampak berkurang dan baru mengoleksi empat penampilan saja.
Khanafi kini tercatat sebagai pemain keempat yang dikirim keluar oleh manajemen Kediri dengan status pinjaman sementara.
Sebelumnya, nama-nama seperti Haikal, Hugo Samir, hingga Yusuf Meilana sudah lebih dulu dilepas ke klub berbeda.
Di sisi lain, Persik Kediri bergerak sangat aktif dalam mendatangkan amunisi asing baru untuk memperkuat lini tengah.
Rekrutan Baru Tim Macan Putih
Nama Jon Toral yang berposisi sebagai gelandang serta bek Chechu Meneses telah resmi didatangkan ke Stadion Brawijaya.
Tim asuhan Marcos Reina ini juga sukses mengamankan jasa Adrian Luna, pemain kreatif asal Uruguay untuk putaran kedua.
Kehadiran para pemain ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim dalam memperebutkan posisi papan atas klasemen.
Meski sudah mendatangkan banyak pemain, manajemen masih merasa perlu untuk menambah satu ujung tombak asing berkualitas.
Ketajaman lini depan menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi demi menjaga kestabilan performa keseluruhan tim Kediri.
Peluang untuk melakukan perombakan pemain asing tambahan masih terbuka lebar sebelum bursa transfer benar-benar ditutup resmi.
Manajemen sangat teliti dalam menyeleksi setiap nama yang masuk agar sesuai dengan skema yang diinginkan pelatih kepala.
Pihak klub juga meminta agar para pendukung setia bisa memahami situasi pasar pemain yang sangat dinamis saat ini.
Mendapatkan pemain yang memiliki kemampuan di atas rata-rata memerlukan proses negosiasi dan kalkulasi biaya yang tidak sederhana.
“Kami ingin pemain yang benar-benar berkualitas. Beberapa opsi berada di level harga yang cukup tinggi, sehingga prosesnya harus dipersiapkan dengan baik,” kata Syahid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal