Bola / Bola Dunia
Rabu, 21 Januari 2026 | 10:48 WIB
Dalih pelatih Inter Milan dihajar Arsenal di Liga Champions. [Dok. Inter Milan]
Baca 10 detik
  • Arsenal mengalahkan Inter Milan 1-3 di kandang pada Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/6/2026) dini hari WIB.
  • Kekalahan ini melanjutkan tren minor Inter melawan tim elite Eropa, membuat posisi mereka anjlok di klasemen.
  • Pelatih Cristian Chivu bertanggung jawab atas strategi yang kurang efektif melawan kualitas permainan Arsenal.

Suara.com - Rentetan hasil minor Inter Milan saat berhadapan dengan tim elite Eropa berlanjut, kali ini giliran Arsenal.

Arsenal mempermalukan I Nerazzurri di kandang sendiri pada matchday ke-7 Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/6/2026) dini hari WIB, dengan skor akhir 1-3.

Bermain di hadapan pendukungnya, La Beneamata justru harus tertinggal cepat melalui gol Gabriel Jesus pada menit ke-10.

Meski sempat memberikan harapan lewat tendangan spektakuler Petar Sucic yang menyamakan kedudukan di menit ke-18, pertahanan Inter kembali goyah.

Gabriel Jesus mencetak gol keduanya pada menit ke-31, sebelum Viktor Gyökeres mengunci kemenangan The Gunners di menit ke-84.

Kekalahan ini menggarisbawahi tren buruk Inter musim ini. Sebelumnya, mereka juga gagal meraih poin saat melawan tim kuat lainnya, yakni takluk 1-2 dari Atletico Madrid dan menyerah 0-1 kepada Liverpool.

Menanggapi tren negatif ini, pelatih Cristian Chivu pun buka suara. Menurut pelatih asal Rumania tersebut, ada satu benang merah dari tiga kekalahan beruntun melawan tim besar ini.

“Tentu ada kekecewaan dalam tiga pertandingan melawan Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal,” katanya dikutip dari Pazzi di Fanta.

“Kami seharusnya bisa mencapai sesuatu yang lebih banyak. Kami sedikit kurang fokus dan kedewasaan di beberapa momen penting,” tambahnya.

Baca Juga: Arsenal Bungkam Inter Milan 3-1, Lanjutkan Catatan Sempurna di Liga Champions

Namun khusus untuk kekalahan dari Arsenal, Chivu tidak ragu untuk mengambil tanggung jawab penuh.

Ia secara ksatria mengakui bahwa strateginya tidak berjalan sesuai harapan saat dihadapkan dengan kualitas individu para pemain Arsenal.

“Namun dalam pertandingan hari ini, saya bertanggung jawab karena menghadapi tim berkualitas tinggi, dengan fokus pada permainan 1 lawan 1 menghadapi pemain yang kuat dan terampil,” pungkasnya.

Akibat kekalahan ini, posisi Inter Milan di klasemen sementara Liga Champions terjun bebas ke peringkat sembilan, membuat jalan mereka untuk lolos otomatis ke babak 16 besar menjadi semakin terjal.

Kini Nerazzurri wajib meraih kemenangan di laga pamungkas fase grup saat bertandang ke markas Borussia Dortmund pada Kamis (29/1/2026) untuk menjaga asa mereka tetap hidup.

Load More