- Arsenal mengalahkan Inter Milan 1-3 di kandang pada Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/6/2026) dini hari WIB.
- Kekalahan ini melanjutkan tren minor Inter melawan tim elite Eropa, membuat posisi mereka anjlok di klasemen.
- Pelatih Cristian Chivu bertanggung jawab atas strategi yang kurang efektif melawan kualitas permainan Arsenal.
Suara.com - Rentetan hasil minor Inter Milan saat berhadapan dengan tim elite Eropa berlanjut, kali ini giliran Arsenal.
Arsenal mempermalukan I Nerazzurri di kandang sendiri pada matchday ke-7 Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/6/2026) dini hari WIB, dengan skor akhir 1-3.
Bermain di hadapan pendukungnya, La Beneamata justru harus tertinggal cepat melalui gol Gabriel Jesus pada menit ke-10.
Meski sempat memberikan harapan lewat tendangan spektakuler Petar Sucic yang menyamakan kedudukan di menit ke-18, pertahanan Inter kembali goyah.
Gabriel Jesus mencetak gol keduanya pada menit ke-31, sebelum Viktor Gyökeres mengunci kemenangan The Gunners di menit ke-84.
Kekalahan ini menggarisbawahi tren buruk Inter musim ini. Sebelumnya, mereka juga gagal meraih poin saat melawan tim kuat lainnya, yakni takluk 1-2 dari Atletico Madrid dan menyerah 0-1 kepada Liverpool.
Menanggapi tren negatif ini, pelatih Cristian Chivu pun buka suara. Menurut pelatih asal Rumania tersebut, ada satu benang merah dari tiga kekalahan beruntun melawan tim besar ini.
“Tentu ada kekecewaan dalam tiga pertandingan melawan Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal,” katanya dikutip dari Pazzi di Fanta.
“Kami seharusnya bisa mencapai sesuatu yang lebih banyak. Kami sedikit kurang fokus dan kedewasaan di beberapa momen penting,” tambahnya.
Baca Juga: Arsenal Bungkam Inter Milan 3-1, Lanjutkan Catatan Sempurna di Liga Champions
Namun khusus untuk kekalahan dari Arsenal, Chivu tidak ragu untuk mengambil tanggung jawab penuh.
Ia secara ksatria mengakui bahwa strateginya tidak berjalan sesuai harapan saat dihadapkan dengan kualitas individu para pemain Arsenal.
“Namun dalam pertandingan hari ini, saya bertanggung jawab karena menghadapi tim berkualitas tinggi, dengan fokus pada permainan 1 lawan 1 menghadapi pemain yang kuat dan terampil,” pungkasnya.
Akibat kekalahan ini, posisi Inter Milan di klasemen sementara Liga Champions terjun bebas ke peringkat sembilan, membuat jalan mereka untuk lolos otomatis ke babak 16 besar menjadi semakin terjal.
Kini Nerazzurri wajib meraih kemenangan di laga pamungkas fase grup saat bertandang ke markas Borussia Dortmund pada Kamis (29/1/2026) untuk menjaga asa mereka tetap hidup.
Berita Terkait
-
Haaland Minta Maaf dan Sebut Kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt Memalukan
-
Pep Guardiola Guardiola Beberkan Alasan Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt
-
Juara Bertahan Tak Berdaya, PSG Dilumat Klub Portugal Sporting CP di Liga Champions
-
Real Madrid Ngamuk, AS Monaco Dibantai 6-1 di Liga Champions
-
Kejutan Liga Champions, Manchester City Kalah dari 1-3 Klub Norwegia Bodo/Glimt
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Alasan Persik Kediri Lepas M Khanafi ke Borneo FC, Ternyata Karena Hal Tak Terduga
-
Alasan Semen Padang Boyong Maicon Souza
-
Yabes Roni Dilepas ke Persis Solo, CEO Bali United Ungkap Alasan Penting di Balik Keputusannya
-
Ditendang Persija, Gustavo Franca: Senang Dapat Dukungan Luar Biasa dari Aremania
-
Hanif Sjahbandi ke Jakmania: Saya Naik Meja Operasi
-
Media Eropa: Kemungkinan Layvin Kurzawa Teken Kontrak Persib Bandung Akhir Pekan
-
Daftar Rekor Buruk Layvin Kurzawa, Cuma Modal Nama Besar PSG
-
Rekor Mengerikan Filipina di Piala AFF
-
Emil Audero Masuk 5 Besar Kiper Terbaik di Liga Top Eropa
-
Mengupas Kekuatan Bulgaria: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series yang Pernah Guncang Pildun 1994