Bola / Bola Indonesia
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:40 WIB
Madura United (IG Madura United)
Baca 10 detik
  • Persija kehilangan lima pemain inti saat menjamu Madura United di Stadion GBK besok.

  • Hanif Sjahbandi harus absen selama enam bulan akibat operasi cedera tulang rawan lutut.

  • Empat pemain lainnya absen karena akumulasi sanksi disiplin dari Komisi Disiplin PSSI.

Suara.com - Persija Jakarta kembali berada dalam posisi sulit saat bersiap melakoni laga kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Klub berjuluk Macan Kemayoran ini harus menerima kenyataan pahit dengan absennya pilar-pilar penting mereka.

Pertandingan pekan ini melawan Madura United diprediksi menjadi ujian kecerdasan bagi jajaran tim pelatih.

Jadwal laga krusial tersebut akan berlangsung pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026 mulai pukul 19.00 WIB.

Sayangnya antusiasme Jakmania harus sedikit terganggu dengan kabar hilangnya lima pemain utama dari daftar susunan pemain.

Kehilangan pertama yang sangat terasa bagi lini tengah Persija adalah absennya sosok gelandang Hanif Sjahbandi.

Pemain dengan nomor punggung 19 tersebut dilaporkan mengalami masalah serius pada bagian tulang rawan lututnya.

Tim medis telah melakukan pemeriksaan mendalam dan memutuskan bahwa tindakan bedah atau operasi harus segera dilakukan.

Kondisi ini membuat Hanif dipastikan akan absen dalam waktu yang cukup lama dari lapangan hijau musim ini.

Baca Juga: Arema FC Ungkap Alasan Boyong Gustavo Franca

Dokter tim memberikan estimasi waktu yang cukup panjang terkait masa pemulihan sang pemain pasca operasi nantinya.

Pihak manajemen melalui Muhammad Andeansah telah memberikan rincian mengenai durasi absennya para pemain yang mengalami cedera.

“Setelah menjalani operasi, Hanif akan memasuki fase rehabilitasi yang cukup panjang. Estimasi waktu pemulihannya bisa mencapai sekitar enam bulan," jelas Muhammad Andeansah dalam keterangannya.

Kabar buruk lainnya datang dari legiun asing asal Brasil milik tim Ibu Kota yaitu Van Basty Souza.

Souza didiagnosis menderita robekan pada ligamen bahunya namun kabar baiknya ia tidak memerlukan tindakan operasi medis.

Meski demikian Souza tetap harus menjalani perawatan khusus agar cedera bahunya tersebut tidak semakin memburuk kedepannya.

Proses penyembuhan Souza diprediksi akan berjalan lebih cepat dibandingkan dengan rekan setimnya yang menjalani operasi lutut.

“Untuk Souza, ia akan menjalani program rehabilitasi secara intensif dengan estimasi waktu sekitar 3–4 minggu hingga pulih kembali. Doakan agar keduanya cepat pulih dan kembali ke pertandingan,” jelasnya.

Selain faktor fisik terdapat kendala administratif berupa hukuman disiplin yang menerjang sejumlah pemain asing Persija.

Van Basty Souza sendiri sebenarnya sedang dalam masa hukuman akibat tindakan tidak terpuji saat laga melawan Persib Bandung.

Aksi emosional tersebut terjadi pada 11 Januari 2026 lalu ketika para pemain sedang berjalan menuju ruang ganti.

Souza kedapatan melakukan gestur jari tengah yang ditujukan kepada penonton di area tribun barat stadion tersebut.

Akibat tindakan itu Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan larangan bermain dalam dua laga serta denda senilai Rp75 juta.

Tidak berhenti di situ nama Bruno Tubarao juga masuk dalam daftar pemain yang dilarang merumput oleh Komdis.

Tubarao mendapatkan hukuman tambahan karena dianggap melakukan pelanggaran berbahaya berupa injakan kaki kepada pemain lawan.

Sanksi tambahan dua pertandingan dan denda uang sebesar Rp10 juta harus diterima oleh pemain yang bersangkutan tersebut.

Daftar absen semakin panjang karena Fabio Calonego dan Ryo Matsumura masih belum bisa dimainkan akibat sanksi lama.

Keduanya masih harus menyelesaikan masa hukuman yang diterima saat Persija bersua Semen Padang pada akhir tahun lalu.

Situasi compang-camping ini tentu memaksa tim pelatih untuk memutar otak lebih keras dalam menentukan strategi bermain.

Walaupun kekuatan tim sedang tergerus secara signifikan pelatih Mauricio Souza tetap terlihat sangat tenang menghadapi situasi.

Ia meyakini bahwa kehadiran tenaga baru di dalam skuad akan memberikan angin segar bagi permainan Persija.

Semangat juang para pemain yang tersedia diharapkan mampu menutup lubang yang ditinggalkan oleh para pilar utama.

Persija Jakarta kini fokus penuh untuk tetap mengamankan poin maksimal di depan ribuan pendukung setia mereka.

Load More