-
Gelandang Persija Hanif Sjahbandi dipastikan absen hingga akhir musim karena menjalani tindakan operasi.
-
Hanif Sjahbandi meminta maaf kepada Jakmania karena tidak bisa berjuang di sisa kompetisi.
-
Persija Jakarta kini mencari solusi taktis untuk menambal lubang di lini tengah tim.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti markas Macan Kemayoran sesaat sebelum bergulirnya putaran kedua kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Gelandang andalan Persija Jakarta yakni Hanif Sjahbandi membawa berita kurang menyenangkan bagi seluruh pecinta sepak bola nasional.
Pemain yang menjadi jangkar di lini tengah tersebut terpaksa menyudahi kiprahnya di lapangan hijau lebih dini.
Kondisi fisik yang tidak memungkinkan memaksa penggawa bernomor punggung 19 ini untuk menjauh dari hiruk-pikuk pertandingan.
Manajemen tim mengonfirmasi bahwa pilar utama mereka harus segera mendapatkan penanganan medis secara intensif melalui tindakan bedah.
Kehilangan sosok Hanif merupakan kerugian besar bagi skema permainan yang telah disusun oleh tim pelatih.
Kemampuannya dalam memutus serangan lawan serta mobilitasnya yang luar biasa menjadikannya nyawa di sektor tengah.
Kini Persija Jakarta harus memutar otak untuk menambal lubang besar yang ditinggalkan oleh pemain agresif tersebut.
Keputusan operasi ini secara otomatis menutup peluang sang pemain untuk berseragam oranye dalam sisa laga musim ini.
Baca Juga: Dibuang Persija Jakarta, Gustavo Franca Menyebrang ke Arema FC
Absennya sang pemain menjadi tantangan berat bagi konsistensi performa tim dalam mengejar target juara di liga.
Melalui kanal komunikasi pribadinya, mantan pemain tim nasional ini menyapa para pendukung setianya dengan penuh emosi.
Ia mengungkapkan perasaan sedihnya karena tidak bisa berjuang bersama rekan setim di sisa kompetisi yang krusial.
"Maaf, qodarullah, saya harus absen karena cedera yang memaksa saya untuk naik ke meja operasi kembali," kata Hanif Sjahbandi di Instagram miliknya.
Permohonan maaf tersebut ditujukan kepada seluruh elemen klub yang selama ini selalu berdiri di belakangnya.
Momen ini menjadi titik terendah bagi sang pemain mengingat perannya yang sangat vital di dalam skuad.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman
-
2 Rapor Merah Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026